BeritaEkonomiPendidikanRagam Daerah

150 Peternak dari 12 Kecamatan Ikuti Bimtek Bantuan Domba dan Kerbau, DPKP Pandeglang Tekankan Sapta Usaha Ternak

123
Upaya meningkatkan kapasitas peternak sekaligus mendorong pengembangan populasi ternak di Kabupaten Pandeglang terus dilakukan. Salah satunya melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi penerima bantuan ternak domba dan kerbau yang digelar Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Pandeglang.

Pandeglang, Banten l secondnewsupdate.co.id — Upaya meningkatkan kapasitas peternak sekaligus mendorong pengembangan populasi ternak di Kabupaten Pandeglang terus dilakukan. 

Salah satunya melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi penerima bantuan ternak domba dan kerbau yang digelar Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Pandeglang.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Baitul Hamdi, Jalan Raya Labuan–Pandeglang, Kecamatan Menes, tersebut diikuti 150 peternak yang tergabung dalam 21 kelompok tani dari 12 kecamatan. Senin (28/9/2026).

Program bantuan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pandeglang Tahun Anggaran 2026. 

Bimtek diberikan sebagai bagian dari pendampingan agar bantuan ternak yang diterima kelompok dapat dikelola secara tepat, produktif, dan berkelanjutan.

Kepala DPKP Kabupaten Pandeglang diwakili Sekretaris Dinas, Wahyu Widayanti, SPt., yang hadir bersama Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Bambang Sugiarto,

dalam arahannya, Wahyu menjelaskan bahwa bantuan ternak tidak hanya sebatas penyerahan hewan kepada kelompok penerima. 

Pengetahuan dan kemampuan peternak dalam mengelola ternak menjadi faktor penting agar program tersebut memberikan dampak ekonomi dalam jangka panjang.

Menurutnya, para peserta dibekali pemahaman mengenai berbagai aspek budidaya ternak, mulai dari pemilihan bibit, penyediaan dan pengelolaan kandang, pemberian pakan, pemeliharaan, hingga penanganan kesehatan hewan.

Materi tersebut juga mencakup proses panen, pengolahan serta pengelolaan hasil ternak yang menjadi bagian dari penerapan Sapta Usaha Ternak.

“Kegiatan ini kami selenggarakan agar peternak memahami cara beternak yang benar, mulai dari pemilihan bibit, perkandangan, pakan, pemeliharaan, penanganan kesehatan hewan, hingga panen, pengolahan, dan pengelolaannya,” ujar Wahyu.

Ia berharap bantuan domba dan kerbau yang diberikan pemerintah dapat berkembang dan menjadi salah satu sumber penguatan ekonomi keluarga peternak.

“Bantuan ternak domba dan kerbau ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga peternak dan masyarakat luas,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DPKP Pandeglang, Bambang Sugiarto, mengingatkan penerima bantuan agar tidak mengabaikan aspek pemeliharaan dan kesehatan ternak.

Menurut Bambang, kondisi kandang, kecukupan pakan serta pemantauan kesehatan harus menjadi perhatian sejak ternak diterima oleh kelompok.

“Setiap ternak yang diterima wajib dirawat sesuai panduan teknis, kandang dijaga kebersihannya, dan kesehatan hewan dipantau secara berkala,” tegasnya.

Ia juga meminta kelompok penerima bantuan membangun komunikasi aktif dengan jajaran DPKP apabila menemukan kendala dalam pemeliharaan maupun kesehatan ternak.

“Keberhasilan program ini tergantung pada tanggung jawab penerima bantuan, serta lakukan koordinasi aktif dengan dinas,” tambah Bambang.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Menes Usep Sudarmana, Kapolsek Menes Kompol Lenggana Wahyu Bintarno, Danramil Menes Kapten Ibna Suhar, serta Korluh Pertanian Menes Oji Fahruroji,

Kapolsek Menes Kompol Lenggana Wahyu Bintarno menyatakan dukungannya terhadap program bantuan ternak tersebut. 

Ia berharap seluruh kelompok penerima dapat mengelolanya secara amanah sehingga manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat.

“Kami dari kepolisian sangat mendukung program ini. Kami berharap bantuan ternak ini dikelola dengan jujur dan amanah, sehingga membawa kemakmuran bagi masyarakat,” ujarnya.

Dukungan serupa disampaikan Danramil Menes Kapten Ibna Suhar. Menurutnya, pengelolaan bantuan secara bertanggung jawab menjadi kunci agar ternak dapat berkembang dan memberikan manfaat bagi penerima.

Sementara Korluh Pertanian Menes Oji Fahruroji mengingatkan peserta agar materi yang diperoleh selama Bimtek tidak berhenti di ruang pelatihan, tetapi benar-benar diterapkan di lapangan.

Ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan kandang, memenuhi kebutuhan pakan serta memantau kesehatan ternak secara rutin.

Camat Menes Usep Sudarmana juga menyambut positif program tersebut. Ia berharap bantuan ternak dapat menjadi salah satu penggerak perekonomian warga, khususnya bagi kelompok peternak penerima manfaat.

“Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan peternak serta perekonomian masyarakat di Kecamatan Menes dan sekitarnya. Semoga ternak ini dikelola dengan baik, berkembang, dan memberi manfaat berkelanjutan,” tuturnya.

Bimtek dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan agenda registrasi, pembukaan, penyampaian materi budidaya domba dan kerbau, kesehatan hewan, hingga penutupan.

Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh di masing-masing kelompok, sehingga bantuan ternak dari pemerintah dapat berkembang dan memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan bagi masyarakat Pandeglang. (Sanan)

Exit mobile version