Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
EntertainmentGaya hidupInformatikaPolitikRagam Daerah

25 Tahun Cimahi di Persimpangan: DPRD Beberkan Jurus Besar Bangkitkan Kota, Kolaborasi Jadi Senjata Utama

967
×

25 Tahun Cimahi di Persimpangan: DPRD Beberkan Jurus Besar Bangkitkan Kota, Kolaborasi Jadi Senjata Utama

Sebarkan artikel ini
Dari kiri ke kanan, Ketua DPRD Kota Cimahi Wahyu Widyatmoko, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Hendra Gunawan, Wakil Ketua DPRD Kota Cimahi dari fraksi PDI-P Agung Yudaswara, dan Kadisbudparpora Kota Cimahi Dani Bastiani saat menggelar Konferensi pers

Cimahi/secondnewsupdate.co.id – Memasuki usia ke-25 tahun, Kota Cimahi tidak hanya merayakan perjalanan panjang sebagai daerah otonom, tetapi juga tengah menghadapi ujian besar dalam menjawab berbagai persoalan pembangunan yang semakin kompleks. 

Di tengah keterbatasan wilayah dan beragam tantangan perkotaan, muncul satu keyakinan kuat bahwa Cimahi masih memiliki masa depan cerah untuk terus melesat menjadi kota yang lebih maju dan berdaya saing.

Example 300x600

Optimisme tersebut mengemuka dalam Sarasehan Refleksi 25 Tahun Kota Cimahi yang menghadirkan unsur legislatif, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga para pejuang pemekaran Kota Cimahi. 

Forum tersebut menjadi ajang bertukar gagasan sekaligus merumuskan langkah strategis untuk membawa Cimahi memasuki babak pembangunan berikutnya.

Ketua DPRD Kota Cimahi, Wahyu Widyatmoko, menegaskan bahwa momentum seperempat abad usia Kota Cimahi harus menjadi titik evaluasi sekaligus pijakan untuk memperkuat arah pembangunan di masa mendatang. 

Menurutnya, perjalanan panjang yang telah dilalui Cimahi membuktikan bahwa kota ini mampu bertahan dan berkembang meski menghadapi berbagai keterbatasan.

Ia menilai tantangan yang ada saat ini bukanlah penghalang, melainkan peluang untuk melakukan lompatan kemajuan melalui kerja sama seluruh elemen masyarakat.

“Perjalanan Cimahi selama 25 tahun tentu penuh dinamika. Namun saya meyakini peluang yang dimiliki kota ini jauh lebih besar dibandingkan tantangan yang sedang dihadapi,” ujarnya.

Dalam diskusi tersebut, persoalan pengelolaan sampah kembali mencuat sebagai salah satu isu yang paling banyak mendapat sorotan. 

Wakil Ketua DPRD Kota Cimahi, H Nabsun juga menyebut persoalan lingkungan itu masih menjadi pekerjaan rumah besar yang membutuhkan keterlibatan semua pihak.

Menurutnya, kehadiran para tokoh pendiri dan pejuang Kota Cimahi dalam sarasehan tersebut diharapkan mampu menghadirkan perspektif baru sekaligus solusi konkret yang dapat diterapkan dalam menyelesaikan berbagai persoalan strategis kota.

“Semangat para pendiri Kota Cimahi harus menjadi inspirasi. Kami berharap lahir gagasan-gagasan besar yang mampu menjawab berbagai persoalan, terutama masalah sampah yang hingga kini masih menjadi perhatian masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Kota Cimahi, Agung Yudaswara, menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah semata. 

Menurutnya, kemajuan kota hanya dapat dicapai melalui sinergi yang kuat antara pemerintah, DPRD, aparat penegak hukum, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat.

Agung menilai kekuatan terbesar yang dimiliki Cimahi bukan terletak pada luas wilayah maupun kekayaan sumber daya alam, melainkan pada kualitas sumber daya manusianya. Karena itu, pembangunan SDM harus ditempatkan sebagai prioritas utama dalam strategi pembangunan kota.

Menurutnya, berbagai persoalan perkotaan seperti sampah, banjir hingga persoalan sosial akan lebih mudah diatasi apabila didukung masyarakat yang memiliki kesadaran, kepedulian, dan kapasitas yang baik.

“Modal utama Cimahi adalah manusianya. Ketika SDM unggul, berbagai tantangan akan lebih mudah diselesaikan. Karena itu investasi terbesar yang harus dilakukan adalah pembangunan sumber daya manusia,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya edukasi berkelanjutan kepada masyarakat sebagai upaya membangun budaya disiplin dan kepedulian terhadap lingkungan.

Langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten diyakini mampu memberikan dampak besar bagi kemajuan kota.

Menutup pernyataannya, Agung mengajak generasi muda untuk tidak melupakan sejarah panjang perjuangan para pendiri Kota Cimahi. 

Ia menegaskan bahwa semangat pengabdian dan kecintaan terhadap daerah harus terus diwariskan agar Cimahi mampu menghadapi tantangan zaman dan terus berkembang menjadi kota yang membanggakan.

“Generasi muda harus menjadi bagian dari solusi. Jangan pernah melupakan jasa para pendiri kota. Saatnya melanjutkan perjuangan dengan karya dan kontribusi nyata untuk Cimahi yang lebih maju,” pungkasnya. (Bagdja)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600