Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Lingkungan HidupRagam Daerah

DBMSDA Kabupaten Tangerang Normalisasi Saluran Pembuang Gelam, Atasi Sedimentasi dan Gulma

1120
×

DBMSDA Kabupaten Tangerang Normalisasi Saluran Pembuang Gelam, Atasi Sedimentasi dan Gulma

Sebarkan artikel ini
Kepala UPTD SDA wilayah 6 H.Suhanda bersama Staff Arief Firmansyah melihat lokasi kegiatan Mekanis normalisasi Pengerukan sedimentasi dan pengangkatan sampah apung di seluran pembangun Gelam, Salembaran jaya, kecamatan Kosambi. Kabupaten Tangerang

SNU//Kabupaten Tangerang (Banten) – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang melalui Unit Pelaksana Teknis Sumber Daya Air (UPTD SDA) Wilayah 6 melaksanakan kegiatan mekanis pengerukan lumpur sedimentasi serta pembersihan sampah apung dan gulma (eceng gondok) di Saluran Pembuang Gelam, Kelurahan Salembaran Jaya, Kecamatan Kosambi.

Kegiatan normalisasi tersebut dimulai pada Senin (12/11/2025) menggunakan alat berat excavator PC135 dan excavator amphibi. Pekerjaan dilakukan dalam dua segmen, yakni dari jembatan ke arah Kali Cabang sepanjang 900 meter dan dari jembatan ke arah hulu sepanjang 300 meter.

Example 300x600

Koordinator kegiatan mekanis normalisasi saluran pembuangan, Heryana Saputra, didampingi oleh Menteri Pengairan Aminudin Dasir serta pengawas kegiatan Ferry dan Maulana, memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana.

Perlancar Aliran Air dan Cegah Banjir

Kepala UPTD SDA Wilayah 6, H. Suhanda, menjelaskan bahwa kegiatan normalisasi ini merupakan bagian dari program rutin untuk memperlancar aliran air dan meningkatkan fungsi saluran pembuang Gelam yang sebelumnya dipenuhi lumpur dan gulma.

“Normalisasi saluran pembuang Gelam menggunakan alat berat ini sudah direncanakan agar aliran air kembali lancar. Kondisi penampang saluran sebelumnya dipenuhi eceng gondok dan sampah, sehingga fungsi saluran tidak optimal,” jelas Suhanda, Rabu (12/11/2025).

Ia menambahkan, kegiatan normalisasi saluran sepanjang 1.200 meter dengan volume pekerjaan mencapai 2.200 meter kubik (m³) tersebut diawasi langsung oleh tim teknis. Lumpur hasil pengerukan rencananya akan dimanfaatkan untuk memperluas akses jalan di sekitar lokasi.

Warga Kelurahan Salembaran Jaya menyambut positif kegiatan ini. Salah satu warga, Gilang, menilai pembersihan gulma dan sampah di saluran air sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Kegiatan yang dilakukan UPTD SDA Wilayah 6 sangat bagus. Sebelumnya air tidak mengalir karena eceng dan sampah menumpuk. 

Setelah dibersihkan, aliran jadi lancar dan bau dari tumpukan sampah juga berkurang,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat mengurangi risiko banjir di wilayah hilir dan hulu Saluran Pembuang Gelam.

“Mudah-mudahan dengan pengerukan ini air jadi lancar dan tidak ada banjir di hulu Gelam,” harap Gilang. (Dia)

banner
Example 120x600