SNU//Kabupaten Tangerang (Banten) – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) kembali dilaksanakan pemerintah pada akhir 2025.
Sebanyak 907 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kelurahan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, menerima bantuan tersebut dalam kegiatan penyaluran yang berlangsung di halaman kantor kelurahan Pakuhaji, Minggu (21/12/2025).
Bantuan BLT Kesra memiliki total nilai Rp900.000 per keluarga, yang merupakan akumulasi dari bantuan Rp300 ribu per bulan untuk periode Oktober, November, dan Desember 2025. Pencairan dilakukan sekaligus menjelang akhir tahun melalui PT Pos Indonesia.

Program ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat berpenghasilan rendah pada periode tertentu yang dinilai memiliki tekanan ekonomi cukup tinggi.
Pemerintah menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola Kementerian Sosial Republik Indonesia sebagai acuan utama penetapan penerima bantuan.
Pendamping Dinas Sosial Kabupaten Tangerang, Edi Sudrajat, menjelaskan bahwa DTSEN merupakan hasil sensus sosial ekonomi yang dilakukan lima tahun lalu dan dijadikan basis penentuan penerima bantuan.
“DTSEN merupakan hasil sensus ekonomi lima tahun lalu. Yang berhak menerima BLT Kesra adalah masyarakat kategori Desil 1 hingga Desil 4. Jadi tidak ada tahapan usulan, yang ada hanya proses verifikasi layak dan tidak layak,” jelas Edi Sudrajat.
Edi juga menerangkan bahwa pada penyaluran sebelumnya, BLT tahap pertama telah diberikan kepada 348 KPM pada Oktober 2025, sementara pada penyaluran kedua ini jumlah penerima meningkat menjadi 907 KPM.
Sementara itu, Lurah Pakuhaji, Sanusi, SH, mengapresiasi pelaksanaan penyaluran BLT Kesra yang berlangsung tertib dan disambut antusias warga.

“Warga sangat antusias dengan adanya BLT Kesra ini. Bantuan ini sangat membantu menunjang perekonomian masyarakat di Kelurahan Pakuhaji. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang,” ujarnya.
Dengan terlaksananya penyaluran BLT Kesra ini, pemerintah berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas kesejahteraan sosial di wilayah Kabupaten Tangerang. (Diana)
















