Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaRagam Daerah

Wali Kota Lantik FKUB Tasikmalaya 2025–2030: Tegaskan Komitmen Kota Toleran dan Harmonis

77
×

Wali Kota Lantik FKUB Tasikmalaya 2025–2030: Tegaskan Komitmen Kota Toleran dan Harmonis

Sebarkan artikel ini
Walikota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan melantik pengurus FKUB Kota Tasikmalaya, Senin(22/12/2025). (Foto:Krist)

SNU//Kota Tasikmalaya – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Tasikmalaya periode 2025–2030 resmi dilantik di salah satu hotel di Jalan Sukalaya, Kota Tasikmalaya, Senin (22/12/2025).

Pelantikan tersebut dihadiri para tokoh lintas agama, perwakilan pemerintah daerah, serta sejumlah lembaga terkait. 

Example 300x600

Acara mengusung tema “Menjaga Stabilitas Daerah dalam Bingkai Kebhinekaan” sebagai penguatan komitmen bersama menjaga kerukunan di Kota Tasikmalaya.

Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan menyampaikan apresiasi kepada pengurus FKUB sebelumnya atas kontribusi besar dalam menjaga keharmonisan antarumat beragama.

“Kota Tasikmalaya adalah kota yang toleran. Spirit toleransi ini harus terus kita jaga,” ujarnya.

Viman menegaskan bahwa pemerintah daerah berfokus menjaga stabilitas kerukunan dengan tiga indikator utama, yakni persentase penyelesaian potensi konflik, capaian pembinaan kerukunan umat beragama, serta indeks kerukunan daerah sebagai hasil dari upaya tersebut.

“Indeks kerukunan ini yang akan mencerminkan bahwa Kota Tasik adalah kota yang toleran,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya sikap santun sebagai identitas masyarakat Tasikmalaya.

“Santun bukan hanya jargon, tapi harus menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari lintas agama, etnis, dan budaya,” ucapnya.

Selain itu, Viman menyampaikan pesan motivasi dengan mencontohkan sikap ketulusan dalam bekerja untuk masyarakat sebagaimana disampaikan Presiden Prabowo.

“Jika ingin mengatasnamakan masyarakat, mulailah dari hati yang tulus,” katanya.

Sementara itu, H. Abun Sulaeman, S.Ag, mewakili pengurus FKUB yang baru dilantik, menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan.

“Tugas kita tidak ringan. FKUB harus menjadi jembatan yang kuat antarumat beragama serta memastikan indikator pembangunan kerukunan tercapai,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa FKUB tidak hanya hadir saat konflik, tetapi juga mendorong pembinaan sejak dini.

“Kami akan hadir di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi, dan bekerja sama dengan semua pihak agar Tasikmalaya benar-benar menjadi kota religius dan penuh toleransi,” paparnya.

Dengan dilantiknya pengurus baru, FKUB diharapkan semakin memperkuat persatuan, menjaga harmoni sosial, serta memastikan Tasikmalaya tetap menjadi kota yang aman, damai, dan nyaman bagi seluruh warganya. (Krist)

banner
Example 120x600