Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
PendidikanRagam Daerah

Pelajar SMPN 1 Garut Lolos Grand Final Duta Siswa Indonesia 2026, Usung Program Taman Pendidikan

161
×

Pelajar SMPN 1 Garut Lolos Grand Final Duta Siswa Indonesia 2026, Usung Program Taman Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin (tengah) berfoto bersama Zulqaidah Yasmin Nurhakimah (15), siswi kelas IX SMP Negeri 1 Garut, berhasil melaju ke Grand Final Duta Siswa Indonesia 2026, sebuah ajang nasional yang bertujuan mencetak generasi muda berkarakter dalam menyongsong Generasi Emas Indonesia 2045.

Garut//secondnewsupdate.co.id– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Kabupaten Garut. Zulqaidah Yasmin Nurhakimah (15), siswi kelas IX SMP Negeri 1 Garut, berhasil melaju ke Grand Final Duta Siswa Indonesia 2026, sebuah ajang nasional yang bertujuan mencetak generasi muda berkarakter dalam menyongsong Generasi Emas Indonesia 2045.

Dalam ajang tersebut, Zulqaidah mengusung program kerja bertajuk Taman Pendidikan, sebuah gagasan sosial yang fokus memberikan ruang belajar alternatif bagi anak-anak yang memiliki keterbatasan ekonomi agar tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak.

Example 300x600

“Taman Pendidikan ini menjadi tempat belajar bagi siswa-siswi yang kekurangan biaya sekolah. Di sana mereka bisa tetap belajar, dan saya juga ikut mengajar secara langsung,” ujar Zulqaidah Selasa (6/1/2026).

Zulqaidah harus melalui sejumlah tahapan seleksi ketat sebelum akhirnya dinyatakan lolos ke babak Grand Final. 

Proses seleksi meliputi pengisian formulir pendaftaran, psikotes, wawancara, hingga pembuatan video profil yang menjadi bagian dari penilaian panitia nasional.

Keberhasilannya menembus tahap akhir ini menjadi bukti kapasitas akademik, kepribadian, serta kepedulian sosial yang dimiliki siswi asal Garut tersebut.

Tahap karantina para finalis Duta Siswa Indonesia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 29 Januari hingga 2 Februari 2026. 

Selama masa karantina, para peserta akan mengikuti berbagai kegiatan pembekalan dan penilaian, mulai dari pelatihan alam, pendalaman karakter, hingga presentasi proyek sosial yang telah dijalankan.

“Selama karantina nanti akan ada pelatihan alam, presentasi proyek yang sudah saya lakukan, pengesahan sebagai Duta Siswa, serta pengesahan program kerja yang saya bawa,” jelasnya.

Zulqaidah mengaku memasang target tinggi dalam kompetisi ini. Ia berharap dapat meraih predikat Duta Siswa Utama Putri, atau setidaknya memperoleh penghargaan khusus sesuai bidang yang ditekuni.

“Target saya ingin menjadi Duta Siswa Utama kategori putri,” ujarnya optimistis.

Capaian Zulqaidah diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya, khususnya di Kabupaten Garut, untuk terus berprestasi, berinovasi, serta berkontribusi positif bagi masyarakat sejak usia dini. (Asan)

banner
Example 120x600