Kabupaten Garut//secondnewsupdate.co.id– Warga Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, dibuat geger dengan penemuan sesosok mayat tanpa identitas di sebuah selokan kering, sekitar pukul 11.00 WIB. Senin (12/1/2026).
Penemuan tersebut sontak mengundang perhatian masyarakat sekitar,
jenazah pertama kali ditemukan oleh dua warga setempat, Uyung (40) dan Ilham (28), saat keduanya sedang mencari kayu bakar di area kebun yang dilintasi selokan tersebut.
Ketika menyusuri selokan, keduanya dikejutkan dengan keberadaan tubuh manusia yang tergeletak di lokasi cukup tertutup oleh pepohonan dan semak belukar.
Menyadari temuan tersebut, kedua saksi segera melaporkannya kepada pihak kepolisian. Petugas dari Polsek Banyuresmi langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan awal dan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP).
Dengan bantuan warga sekitar, aparat kepolisian mengevakuasi jenazah secara hati-hati menggunakan perlengkapan standar.
Setelah dibungkus, jenazah kemudian dibawa menggunakan kendaraan untuk selanjutnya dievakuasi ke fasilitas kesehatan guna menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.
Kapolsek Banyuresmi, AKP Usep Heryaman, LA, mengatakan hingga kini identitas korban masih belum diketahui. Selasa (13/1/2026).
Di lokasi kejadian, petugas tidak menemukan dokumen maupun barang pribadi yang dapat mengungkap jati diri korban.
“Identitas korban masih dalam penyelidikan. Jenazah sudah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum et repertum guna mengetahui penyebab kematian,” ujar AKP Usep.
Pihak kepolisian juga telah memasang garis polisi di sekitar lokasi penemuan serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
Hingga saat ini, polisi belum dapat memastikan apakah terdapat unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut dan masih menunggu hasil pemeriksaan medis.
Polsek Banyuresmi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi terkait korban agar segera melapor ke kantor polisi terdekat guna membantu proses identifikasi.
Kasus penemuan mayat tanpa identitas ini masih dalam penanganan kepolisian dan terus diselidiki lebih lanjut. (Agung)















