Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaHukumKriminalRagam Daerah

Kecelakaan Maut Libatkan Mobil Siaga Desa, Aktivis Desak Evaluasi Total Pemkab Pandeglang

139
×

Kecelakaan Maut Libatkan Mobil Siaga Desa, Aktivis Desak Evaluasi Total Pemkab Pandeglang

Sebarkan artikel ini
Ikatan Rakyat Reformasi (IKRAR) Kabupaten Pandeglang menggelar aksi unjuk rasa, mendesak pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap operasional Mobil Siaga Desa, Rabu (28/1/2026).

Kabupaten Pandeglang Banten// secondnewsupdate.co.id – Insiden kecelakaan maut yang merenggut nyawa seorang siswa sekolah dasar di Jalan Raya Pandeglang–Labuan memicu reaksi keras dari kalangan aktivis.

Ikatan Rakyat Reformasi (IKRAR) Kabupaten Pandeglang mendesak pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap operasional Mobil Siaga Desa, Rabu (28/1/2026).

Example 300x600

Ketua Presidium IKRAR Kabupaten Pandeglang, Muhammad Jihad, menilai insiden tersebut tidak bisa dianggap sebagai kecelakaan lalu lintas biasa. 

Menurutnya, perlu ada transparansi dan investigasi mendalam, terutama terkait kompetensi pengemudi serta kecepatan kendaraan saat kejadian.

“Mobil Siaga Desa sering dikemudikan oleh perangkat desa atau relawan yang tidak memiliki sertifikasi tanggap darurat. Kami mendesak kepolisian memeriksa kualifikasi sopir dalam menghadapi situasi emergency,” tegas Jihad.

Ia menambahkan, kendaraan yang membawa embel-embel pelayanan publik seharusnya dikemudikan oleh personel terlatih dengan standar keselamatan yang ketat, karena beroperasi di ruang publik dan bersinggungan langsung dengan keselamatan masyarakat.

Selain aspek sumber daya manusia, IKRAR juga menyoroti kondisi teknis kendaraan. Mereka meminta pemerintah daerah memastikan seluruh unit Mobil Siaga Desa di Kabupaten Pandeglang menjalani pemeriksaan rutin dan berkala.

“Pemeriksaan sistem pengereman, lampu, serta visibilitas kendaraan harus dilakukan secara konsisten. Jangan sampai Mobil Siaga yang seharusnya menyelamatkan justru menjadi ancaman bagi pengguna jalan lain,” ujarnya.

IKRAR berharap tragedi ini menjadi momentum bagi Pemkab Pandeglang untuk melakukan pembenahan serius, baik dari sisi regulasi, pengawasan, maupun peningkatan standar keselamatan operasional Mobil Siaga Desa di seluruh wilayah. (Sanan)

Example 120x600