Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
KesehatanRagam Daerah

Yayasan Peduli Bangsa Bantah Isu Dapur MBG Kolelet Tak Libatkan Pengusaha Lokal

155
×

Yayasan Peduli Bangsa Bantah Isu Dapur MBG Kolelet Tak Libatkan Pengusaha Lokal

Sebarkan artikel ini

Pandeglang Banten// secondnewsupdate.co.id – Yayasan Peduli Bangsa membantah isu yang menyebutkan bahwa Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Kolelet tidak melibatkan pengusaha lokal. Pihak yayasan menegaskan bahwa tudingan tersebut tidak benar dan tidak berdasar.

Yayasan menyatakan bahwa Dapur MBG Kolelet sangat terbuka untuk bersinergi dengan siapa pun, termasuk pelaku usaha lokal dan desa, selama tetap mengedepankan kualitas dan mutu bahan baku sesuai standar program nasional.

Example 300x600

Namun demikian, pengelola menjelaskan bahwa sejumlah produk yang diajukan oleh pengusaha desa, termasuk milik Kang Ari, belum memenuhi standar kualitas yang ditetapkan oleh tim ahli.

“Dalam program nasional ini, prioritas tertinggi adalah kualitas mutlak bahan baku. Tidak ada kompromi terkait keamanan dan mutu konsumsi,” jelas pihak Yayasan Peduli Bangsa.

Penilaian Ketat Tim Ahli Gizi

Yayasan memaparkan bahwa setiap bahan baku yang diajukan untuk Program MBG harus melalui proses evaluasi ketat oleh Ahli Gizi, mencakup aspek higienitas proses produksi, kepadatan tekstur, hingga konsistensi nutrisi pada setiap sampel, termasuk produk tempe.

Kepala SPPG Yayasan Peduli Bangsa, Fitri Hermawati, menegaskan dukungan penuh terhadap keputusan tim ahli demi menjaga integritas dan tujuan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Pandeglang.

“Kami memiliki tanggung jawab besar terhadap asupan anak-anak. Jika hasil penilaian Ahli Gizi menyatakan belum layak, kami tidak bisa mengambil risiko tersebut demi keamanan konsumsi siswa,” tegas Fitri Hermawati.

Meski demikian, pihak yayasan memastikan bahwa pintu kolaborasi dengan pengusaha lokal tidak pernah ditutup. 

Kang Ari dan pelaku usaha lainnya tetap diberikan ruang untuk melakukan perbaikan mutu produksi, agar ke depan dapat memenuhi standar resmi yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Dukungan dari Tokoh Masyarakat

Di tempat terpisah, Hendri, Ketua DPC Perkumpulan Basar Solidaritas Rakyat (PBSR) Kabupaten Pandeglang, turut memberikan pernyataan yang memperkuat klarifikasi tersebut. 

Ia menyebut bahwa Dapur MBG Kolelet justru sangat mengutamakan masyarakat setempat.

“Saya pernah mengajukan nama untuk bekerja di dapur tersebut, namun pengelola menolak dengan alasan memprioritaskan warga sekitar. Dengan alasan itu saya bahkan acungi jempol kepada pengelola dapur yang benar-benar mendahulukan warga setempat,” ujar Hendri.

Ia mengaku heran apabila masih ada pihak yang menyebut Dapur MBG Kolelet tertutup terhadap masyarakat dan potensi lokal.

“Jadi saya heran jika ada pihak yang mengatakan dapur ini tertutup untuk lokal,” pungkasnya. (Sanan)

Example 300x600
Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600