Kabupaten Garut// secondnewsupdate.co.id – Hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, mengakibatkan jembatan penghubung antara Desa Cintaasih dan Desa Sukatani mengalami kerusakan parah hingga ambles, sekitar pukul 02.00 WIB. Sabtu (14/2/2026).
Peristiwa yang terjadi di Kampung Cibeureum, RT 03 RW 02 tersebut menyebabkan akses transportasi warga terganggu.
Bahkan, satu unit truk pengangkut pasir bernomor polisi Z 8952 FZ ikut terperosok akibat kondisi jembatan yang tidak lagi stabil.

Kapolsek Cisurupan, AKP Yulius Siswantoro, membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan pihaknya langsung menurunkan personel ke lokasi untuk melakukan penanganan awal.
“Kami segera mengirim anggota untuk mengecek kondisi di lapangan sekaligus melakukan pengamanan agar tidak terjadi kecelakaan lanjutan,” ujarnya.
Menurut informasi yang dihimpun dari warga sekitar, hujan lebat telah mengguyur kawasan tersebut sejak dini hari. Debit air yang meningkat drastis membuat pondasi jembatan tidak mampu menahan tekanan arus, hingga akhirnya mengalami kerusakan dan ambles.
Beruntung, insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun kerugian material diperkirakan cukup besar, mencapai sekitar Rp350 juta.
Kerugian tersebut mencakup kerusakan konstruksi jembatan serta kendaraan yang terdampak.
Sebagai langkah darurat, aparat kepolisian bersama perangkat desa langsung menutup sementara jalur tersebut untuk menghindari risiko yang lebih besar bagi pengguna jalan.
Warga juga diminta untuk menggunakan jalur alternatif selama proses penanganan berlangsung.

Selain pengamanan lokasi, Bhabinkamtibmas Desa Sukatani telah melakukan koordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait di tingkat kabupaten guna mempercepat proses perbaikan jembatan yang rusak.
Kapolsek juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.
“Kami mengimbau warga agar selalu berhati-hati dan menghindari jalur yang rawan longsor atau banjir demi keselamatan bersama,” pungkasnya. (Agung)
















