Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaInformatikaKesehatanRagam Daerah

Wabup Tangerang Intan Nurul Hikmah Kunjungi Anak Penderita Cerebral Palsy di Balaraja, Pastikan Akses Pengobatan Gratis

613
×

Wabup Tangerang Intan Nurul Hikmah Kunjungi Anak Penderita Cerebral Palsy di Balaraja, Pastikan Akses Pengobatan Gratis

Sebarkan artikel ini
Intan Nurul Hikmah, Wakil Bupati Tangerang, mengunjungi HS (9), seorang anak penderita Cerebral Palsy dan Organic Brain Syndrome (OBS), di Kampung Tobat RT 03 RW 02, Desa Sentul Jaya, Kecamatan Balaraja, Rabu (18/02/2026).

Kabupaten Tangerang Banten// secondnewsupdate.co.id – Intan Nurul Hikmah, Wakil Bupati Tangerang, mengunjungi HS (9), seorang anak penderita Cerebral Palsy dan Organic Brain Syndrome (OBS), di Kampung Tobat RT 03 RW 02, Desa Sentul Jaya, Kecamatan Balaraja, Rabu (18/02/2026). 

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat sekaligus memastikan anak tersebut memperoleh penanganan medis yang optimal dan gratis.

Example 300x600

Dalam kunjungannya, Wabup Intan didampingi Camat Balaraja, kepala desa, serta tim medis setempat. 

Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen memberikan dukungan penuh, baik secara medis maupun moral, kepada HS dan keluarganya.

Wakil Bupati Kabupaten Tangerang Intan Nurul Hikmah, saat mengunjungi HS (9), seorang anak penderita Cerebral Palsy dan Organic Brain Syndrome (OBS), di Kampung Tobat RT 03 RW 02, Desa Sentul Jaya, Kecamatan Balaraja, Rabu (18/02/2026).

“Hari ini, saya bersama Camat Balaraja, Pak Kades, dan tim medis melakukan kunjungan langsung ke kediaman Ananda HS. Selain untuk bersilaturahmi dan memberikan motivasi, kami ingin memastikan bahwa HS mendapatkan pelayanan medis gratis dan penanganan lanjutan secara maksimal,” ujar Intan.

Ia menjelaskan bahwa pihak Puskesmas Balaraja sebenarnya telah mengambil langkah proaktif sejak November 2025 dengan memberikan edukasi dan motivasi kepada keluarga agar HS dirujuk ke rumah sakit. 

Namun, saat itu orang tua HS, Suheli dan Masitoh, menyatakan keberatan karena berbagai pertimbangan, termasuk faktor pekerjaan yang sulit ditinggalkan.

Menurut Intan, pemerintah daerah tidak tinggal diam dalam memberikan perhatian kepada pasien. Ia menegaskan bahwa seluruh biaya pengobatan dapat ditanggung pemerintah melalui program jaminan kesehatan.

“Kalau kendalanya biaya, pengobatan sudah digratiskan. BPJS ananda HS aktif di fasilitas kesehatan pertama dan orang tuanya juga tercatat sebagai penerima bantuan sosial dari Dinas Sosial,” jelasnya, merujuk pada layanan yang difasilitasi melalui BPJS Kesehatan.

Ia juga menginstruksikan aparat kecamatan, desa, dan tenaga kesehatan untuk terus memantau kondisi HS secara berkala. 

Selain itu, pemerintah desa telah menyediakan mobil siaga yang dapat digunakan untuk mengantar pasien ke rumah sakit tanpa biaya transportasi tambahan.

“Kendala transportasi seharusnya tidak ada lagi. Desa sudah memiliki mobil siaga yang siap mengantar dan menjemput pasien,” tambahnya.

Saat ini, HS juga sedang mengalami demam. Bidan desa dan tenaga kesehatan telah memberikan penanganan awal serta akan terus memantau perkembangan kondisi kesehatan dan gizinya. Wabup Intan juga mendorong keluarga agar segera membawa HS ke RSUD Balaraja atau rumah sakit lain di Kabupaten Tangerang yang memiliki fasilitas dan dokter spesialis anak lebih lengkap.

Sebagai bentuk kepedulian, Wabup Intan turut memberikan bantuan berupa sembako dan susu untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi HS.

Bupati Kabupaten Tangerang, Intan Nurul Hikmah saat berbincang-bincang dengan keluarga HS

Ia berharap, kunjungan tersebut dapat memberikan pemahaman kepada keluarga tentang pentingnya penanganan medis lanjutan secara intensif, serta memastikan anak tersebut mendapatkan haknya atas pelayanan kesehatan yang layak.

“Pemerintah daerah siap membantu sepenuhnya. Kami berharap keluarga dapat bekerja sama agar Ananda HS mendapatkan penanganan terbaik demi masa depannya,” pungkasnya. (Diana)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600