Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaInformatikaPendidikanRagam DaerahTeknologi

Wakil Bupati Garut Tinjau SLB-C Karya Bhakti, Soroti Risiko Bencana dalam Rencana Pembangunan Kelas Baru

105
×

Wakil Bupati Garut Tinjau SLB-C Karya Bhakti, Soroti Risiko Bencana dalam Rencana Pembangunan Kelas Baru

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, saat dikonfirmasi wartawan dalam melakukan peninjauan langsung ke SLB-C Yayasan Karya Bhakti yang berlokasi di Jalan RSU, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.

Tarogong Kidul Garut// secondnewsupdate.co.id – Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, melakukan peninjauan langsung ke SLB-C Yayasan Karya Bhakti yang berlokasi di Jalan RSU, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut. 

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kelayakan lokasi rencana pembangunan ruang kelas baru yang akan mendapat bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Example 300x600

Peninjauan tersebut merupakan bagian dari proses verifikasi sebelum bantuan pembangunan direalisasikan. 

Pemerintah daerah perlu memastikan bahwa lokasi pembangunan aman, terutama karena terdapat catatan terkait status lahan dan potensi kerawanan bencana.

Putri Karlina menegaskan, pemerintah daerah pada prinsipnya mendukung penuh pembangunan fasilitas pendidikan, khususnya bagi siswa berkebutuhan khusus. Namun, aspek keselamatan menjadi prioritas utama yang tidak bisa diabaikan.

Ia menjelaskan, hasil koordinasi awal dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menunjukkan adanya potensi risiko bencana di lokasi yang direncanakan untuk pembangunan gedung baru.

“Kita tentu mendukung pembangunan sarana pendidikan, tetapi keselamatan siswa harus menjadi pertimbangan utama. Jika lokasi dinilai berisiko, maka perlu dipertimbangkan alternatif lain yang lebih aman,” ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, Wakil Bupati menawarkan opsi relokasi pembangunan ke lokasi lain yang telah memiliki bangunan milik pemerintah. 

Langkah tersebut dinilai lebih aman dibandingkan membangun gedung baru di lahan kosong yang berpotensi rawan bencana.

Menurutnya, keputusan terkait pembangunan harus mempertimbangkan faktor kemanusiaan, mengingat sekolah tersebut diperuntukkan bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Sementara itu, Kepala SLB-C Yayasan Karya Bhakti, Tintin Nurnaeni, menyampaikan bahwa bantuan yang diajukan memang ditujukan untuk pembangunan ruang kelas baru di lahan milik pemerintah daerah yang berada di area sekolah.

Ketua Harian Yayasan Karya Bhakti, Sidi Pramono, menambahkan bahwa sekolah tersebut telah berdiri sejak tahun 1975 dan menempati lokasi saat ini sejak 1991. 

Ia juga mengungkapkan bahwa kawasan tersebut pernah terdampak banjir bandang pada tahun 2016 yang menyebabkan kerusakan cukup parah.

Pemerintah Kabupaten Garut berencana segera berkoordinasi dengan BPBD serta instansi terkait lainnya untuk melakukan kajian lebih lanjut sebelum memutuskan kelayakan pembangunan. 

Langkah ini dilakukan guna memastikan keamanan dan kenyamanan siswa serta tenaga pendidik dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar. (Asan/Agung)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600