Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaHukumRagam Daerah

Sekretaris KORMI Kabupaten Bandung Klarifikasi Insiden dengan Wartawan, Tegaskan Hanya Kesalahpahaman Oknum

115
×

Sekretaris KORMI Kabupaten Bandung Klarifikasi Insiden dengan Wartawan, Tegaskan Hanya Kesalahpahaman Oknum

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Supriatna (kanan) saat menegur Arief, oknum staf KORMI yang Bersitegang dengan wartawan, Jumat (6/3/26)

Soreang Kabupaten Bandung// secondnewsupdate.co.id – Sekretaris Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bandung, Iqbal, memberikan klarifikasi resmi terkait insiden ketegangan antara seorang oknum staf KORMI dengan jurnalis yang terjadi usai kegiatan pemberian bonus kepada pegiat Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS). Klarifikasi tersebut disampaikan pada Jumat malam (6/3/2026).

Iqbal menegaskan bahwa insiden tersebut murni merupakan kesalahpahaman personal dan tidak mencerminkan sikap ataupun kebijakan institusi KORMI Kabupaten Bandung terhadap insan pers.

Example 300x600

Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami rekan-rekan media di Kabupaten Bandung akibat kejadian tersebut.

Menurutnya, oknum staf KORMI bernama Arief yang terlibat dalam peristiwa tersebut tidak memiliki kewenangan dalam bidang hubungan masyarakat (Humas) maupun penyampaian informasi kepada media.

“Perlu kami luruskan bahwa yang bersangkutan merupakan staf teknis di lapangan, bukan personel yang memiliki kewenangan memberikan pernyataan kepada media. Terjadi ketidaksinkronan komunikasi karena yang bersangkutan tidak memiliki kapasitas di bidang tersebut,” ujar Iqbal dalam keterangannya.

Iqbal menjelaskan, seharusnya setiap komunikasi dengan awak media diarahkan langsung kepada pengurus atau pihak Humas resmi organisasi yang memahami tata kelola hubungan kemitraan dengan pers.

Ia menilai pernyataan emosional yang disampaikan oknum staf tersebut terjadi karena ketidaktahuan mengenai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dalam menjalin komunikasi dengan media.

“Kami sangat menyayangkan rekan media harus berhadapan dengan staf yang bukan pada porsinya. Apa yang disampaikan oknum staf tersebut bersifat pribadi dan muncul karena ketidaktahuannya mengenai tupoksi dalam menjalin kemitraan dengan pers,” jelasnya.

KORMI Hormati Profesi Jurnalis

Terkait pernyataan oknum staf yang sempat mempertanyakan legalitas sertifikasi wartawan, Iqbal menegaskan bahwa KORMI Kabupaten Bandung sangat menghormati profesi jurnalis sebagai mitra strategis dalam menyebarluaskan informasi kepada masyarakat.

Ia menilai wartawan yang memiliki sertifikasi dari Dewan Pers merupakan profesional yang berperan penting dalam memasyarakatkan olahraga rekreasi di daerah.

“Bagi kami, rekan-rekan pers adalah mitra strategis. Kami sangat menghargai integritas jurnalisme dan tidak ada niatan sedikit pun dari lembaga untuk meremehkan profesi tersebut. Sertifikasi Dewan Pers adalah bukti profesionalisme yang kami hormati,” tegasnya.

Sebagai langkah tindak lanjut, pihak KORMI Kabupaten Bandung telah memberikan teguran kepada staf yang bersangkutan agar tidak lagi melampaui kewenangannya, khususnya dalam memberikan pernyataan kepada publik.

Selain itu, organisasi juga akan melakukan evaluasi internal guna memperbaiki prosedur penerimaan awak media dalam setiap kegiatan agar komunikasi berjalan lebih baik dan profesional.

“Kami sedang melakukan evaluasi internal agar ke depan tidak ada lagi staf teknis yang memberikan pernyataan di luar kewenangannya. Kami ingin memastikan kemitraan dengan media berjalan harmonis melalui satu pintu informasi yang resmi dan kompeten,” pungkas Iqbal.(Apih)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600