Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaLingkungan HidupPeristiwaRagam Daerah

Bupati Tangerang Tinjau Lokasi Banjir dan Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak

1225
×

Bupati Tangerang Tinjau Lokasi Banjir dan Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak

Sebarkan artikel ini
Bupati Kabupaten Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid, (tengah) naik perahu karet mengecek kelokasi banjir

Tangerang//secondnewsupdate.co.id – Bupati Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung sejumlah wilayah terdampak banjir di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Minggu (8/3/2026).

Dalam kunjungan tersebut, pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan logistik kepada warga yang terdampak.

Example 300x600

Peninjauan dilakukan di beberapa titik banjir, di antaranya Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Desa Kadu Jaya, Kecamatan Curug, serta Perumahan Nuansa Mekarsari 2 di Desa Rajeg Mulya, Kecamatan Rajeg.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi jajaran perangkat daerah terkait seperti BPBD Kabupaten Tangerang, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Dinas Sosial Kabupaten Tangerang, serta Palang Merah Indonesia (PMI).

Menurut Maesyal, banjir yang melanda sejumlah wilayah tersebut disebabkan oleh tingginya intensitas hujan yang berlangsung cukup lama sejak malam hingga pagi hari.

Dengan berbasah-basahan Bupati Kabupaten Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid, (tengah) menyapa masyarakat yang terdampak banjir

“Saya mendapat laporan dari Kepala BPBD bahwa ada kurang lebih sekitar 15 kecamatan yang terdampak banjir akibat curah hujan yang sangat tinggi dan durasinya cukup lama,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama instansi terkait langsung turun ke lapangan untuk melakukan penanganan sekaligus menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak banjir dan harus mengungsi di masjid maupun balai warga.

Dari hasil peninjauan di lapangan, selain curah hujan tinggi, terdapat beberapa faktor lain yang memicu banjir, di antaranya kondisi pintu air yang tidak berfungsi optimal serta meningkatnya debit air di Sungai Cilongok yang bermuara ke Sungai Cirarab.

Sebagai langkah penanganan, Pemkab Tangerang akan menyiagakan pompa air di sejumlah titik yang merupakan daerah cekungan agar genangan dapat segera dialirkan menuju sungai.

“Pompa air akan kita siagakan, terutama di kawasan perumahan yang merupakan cekungan. Jika air tidak dapat mengalir ke sungai maka akan kita pompa menggunakan pompa berdiameter 12 inci seperti yang sudah dilakukan di Bencongan,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga memastikan kebutuhan para pengungsi terpenuhi. Petugas kesehatan dari puskesmas telah disiagakan, termasuk penyediaan obat-obatan, tempat tidur bagi lansia, selimut, serta bantuan logistik berupa beras, mi instan, sarden, dan minyak goreng.

Pemkab Tangerang juga akan mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makan warga terdampak, khususnya untuk sahur dan berbuka puasa selama bulan Ramadan.

“Tadi sudah disepakati bersama RT dan RW setempat untuk membuka dapur umum guna memenuhi kebutuhan makan warga yang mengungsi,” ungkapnya.

Ke depan, Pemkab Tangerang juga akan melakukan langkah penanganan jangka menengah, di antaranya pemasangan pompa tambahan di Bencongan, pembangunan tanggul di Kali Sabi sepanjang sekitar satu kilometer dengan tinggi sekitar satu meter, serta normalisasi dan pelebaran sungai di wilayah Kadu Jaya yang mengalami penyempitan.

Menyikapi prediksi cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam beberapa hari ke depan, Bupati menegaskan seluruh perangkat daerah telah diinstruksikan untuk tetap siaga menghadapi potensi bencana.

Bupati Kabupaten Tangerang, kedua dari kiri, membawa bantuan sembako untuk para korban banjir

“Saya sudah menginstruksikan para camat, BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan Dinas Bina Marga untuk tetap standby menghadapi potensi cuaca ekstrem. Kita juga melakukan kerja bakti pembersihan sampah di sungai bersama DLHK serta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada,” katanya.

Ia juga meminta para camat untuk menyiapkan lokasi pengungsian seperti masjid, sekolah, maupun balai warga apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.

“Semoga tidak terjadi banjir yang lebih luas, namun jika terjadi kita sudah melakukan berbagai upaya antisipasinya,” pungkasnya.

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600