Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaBudayaEntertainmentGaya hidupInformatikaRagam Daerah

Saat Nyepi Bertemu Ramadan: Pawai Ogoh-Ogoh Lintas Agama di Kota Cimahi Jadi Simbol Harmoni Nusantara

413
×

Saat Nyepi Bertemu Ramadan: Pawai Ogoh-Ogoh Lintas Agama di Kota Cimahi Jadi Simbol Harmoni Nusantara

Sebarkan artikel ini
Pawai budaya ogoh-ogoh lintas etnis dan agama yang digelar di Lapangan Pussenarhanud, Cimahi Tengah, menjadi simbol kuat kerukunan di tengah keberagaman.

Cimahi//secondnewsupdate.co.id –Perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1948/2026 di Kota Cimahi tampil berbeda dan penuh makna. Pawai budaya ogoh-ogoh lintas etnis dan agama yang digelar di Lapangan Pussenarhanud, Cimahi Tengah, menjadi simbol kuat kerukunan di tengah keberagaman.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Pura Wira Loka Natha ini menghadirkan kolaborasi unik antara berbagai elemen masyarakat. 

Example 300x600

Tak hanya umat Hindu, pawai juga melibatkan partisipasi dari berbagai agama dan 23 etnis yang ada di Kota Cimahi.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, hadir langsung dan menegaskan bahwa momen ini menjadi bukti nyata hidupnya nilai toleransi di tengah masyarakat. 

Terlebih, perayaan Nyepi tahun ini berlangsung berdekatan dengan bulan suci Ramadan.

“Kolaborasi antaragama di sini terlihat jelas, saling menghargai dan menghormati. Inilah wajah Cimahi, di mana kerukunan selalu dikedepankan,” ujar Ngatiyana usai mengikuti pawai.

Ia menilai, pertemuan dua momen besar keagamaan ini justru memperkuat pesan persatuan, bukan menjadi sekat perbedaan. Kehadiran berbagai komunitas lintas agama dalam satu perayaan menunjukkan kuatnya semangat inklusivitas yang tumbuh di Cimahi.

Pawai ogoh-ogoh yang biasanya identik dengan tradisi umat Hindu, kali ini berkembang menjadi panggung kebhinekaan. 

Puluhan etnis dari berbagai daerah di Indonesia turut ambil bagian, menjadikan acara ini sebagai miniatur persatuan nasional.

“Di Cimahi ada 23 etnis dan berbagai agama. Kegiatan ini menunjukkan bahwa keberagaman itu nyata dan bisa berjalan harmonis,” tambahnya.

Ngatiyana juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran acara, termasuk unsur Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta jajaran TNI yang turut membantu penyelenggaraan kegiatan.

“Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar, aman, dan tertib,” katanya.

Lebih dari sekadar perayaan keagamaan, pawai ini menjadi pesan kuat bahwa keberagaman adalah kekuatan, bukan perbedaan yang memecah.

Nilai-nilai persatuan dan saling menghormati yang tercermin dalam kegiatan ini diharapkan terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Dari Sabang sampai Merauke ada di sini. Walaupun berbeda suku, agama, dan etnis, semuanya tetap bersatu,” tegas Ngatiyana.

Momentum Nyepi di Kota Cimahi tahun ini pun tidak hanya menjadi perayaan spiritual, tetapi juga perayaan kebhinekaan. 

Sebuah pengingat bahwa harmoni dapat tumbuh di tengah perbedaan, selama masyarakat menjunjung tinggi rasa saling menghargai.(Bagdja)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600