Garut//secondnewsupdate.co.id – Minimnya pemanfaatan produk lokal di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cigagade menjadi perhatian serius pemerintah desa.
Menyikapi hal tersebut, Kepala Desa setempat di Kabupaten Garut langsung turun tangan untuk mencari solusi konkret.
Langkah cepat itu diwujudkan melalui rapat koordinasi yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari pengelola dapur SPPG, perangkat desa, unsur kecamatan, hingga perwakilan masyarakat dan pemasok bahan pangan lokal.
Pertemuan yang digelar di aula desa berlangsung dinamis. Berbagai persoalan dibahas secara terbuka, khususnya terkait belum optimalnya penggunaan bahan pangan dari warga sekitar dalam operasional dapur SPPG.
Kepala Desa menegaskan, pemanfaatan produk lokal memiliki peran strategis. Selain mendukung program pemenuhan gizi, hal itu juga berdampak langsung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.
“Kami ingin kebutuhan dapur SPPG bisa dipenuhi dari potensi desa sendiri. Ini penting agar perputaran ekonomi tetap berada di masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, Desa memiliki potensi besar di sektor pertanian, peternakan, hingga usaha kecil yang seharusnya bisa menjadi pemasok utama bahan pangan.
Di sisi lain, pengelola dapur SPPG Cigagade mengakui bahwa penggunaan produk lokal sebenarnya sudah diupayakan. Namun, masih ada sejumlah kendala yang dihadapi di lapangan.
Beberapa di antaranya adalah keterbatasan stok, belum konsistennya pasokan, hingga standar kualitas dan pengemasan bahan pangan yang belum sepenuhnya terpenuhi.
Dari hasil rapat koordinasi tersebut, disepakati sejumlah langkah strategis.
Di antaranya melakukan pendataan ulang potensi produk lokal, memperkuat komunikasi antara pemasok dan pengelola dapur, serta memberikan pembinaan kepada pelaku usaha agar mampu memenuhi standar yang dibutuhkan.
Pemerintah desa berharap sinergi yang terbangun dapat meningkatkan penggunaan produk lokal secara bertahap di dapur SPPG Cigagade.
Dengan demikian, program pemenuhan gizi masyarakat dapat berjalan lebih optimal sekaligus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan warga di Kabupaten Garut. (Agung)
















