Kab Bandung// secondnewsupdate.co.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bandung tancap gas mempersiapkan atlet menuju ajang Porprov XV Jawa Barat 2026.
Salah satu langkah serius yang dilakukan yakni menggelar tes fisik bagi ratusan atlet, Sabtu (11/4/2026), di Gedung Indoor Stadion Si Jalak Harupat.
Sebanyak 400 atlet dari 58 cabang olahraga mengikuti tes fisik ini. Kegiatan tersebut melibatkan tim profesional dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) sebagai penguji guna memastikan hasil yang objektif dan terukur.
Bidang Pembinaan Prestasi KONI Kabupaten Bandung, Dian Kurniawan, menegaskan bahwa tes fisik ini menjadi langkah penting untuk mengukur kesiapan atlet setelah melewati babak kualifikasi Porprov pada 2025 lalu.
“Rentang waktu yang cukup lama setelah kualifikasi membuat kondisi fisik atlet harus dicek ulang. Ini penting agar kita tahu sejauh mana kesiapan mereka menjelang pertandingan,” ujar Dian.
Ia menambahkan, tes fisik ini juga bertujuan untuk memaksimalkan stamina atlet sebelum berlaga di Porprov yang dijadwalkan berlangsung pada 7–20 November 2026 di Bogor.
“Target kita tidak main-main, yakni 100 medali emas. Maka persiapan harus dilakukan secara matang, salah satunya melalui tes fisik ini,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Bandung, H. Yana Suryana, S.Pd.I., menekankan pentingnya tes fisik sebagai tolok ukur utama performa atlet.
“Fisik atlet akan terukur secara objektif melalui tes ini. Maka kami mendorong seluruh cabang olahraga agar memastikan atletnya hadir mengikuti tes fisik,” ujarnya.
Yana yang akrab disapa Ustad Persib juga mengungkapkan rasa syukurnya karena kegiatan ini tetap bisa terlaksana meski dalam keterbatasan anggaran.
“Kami bersyukur 400 atlet bisa mengikuti tes ini. Harapannya, setelah tes fisik, kondisi stamina mereka semakin prima,” katanya.
Apresiasi juga datang dari Ketua Cabang Olahraga Binaraga, H. Berry. Ia menilai langkah KONI Kabupaten Bandung sebagai bentuk keseriusan dalam pembinaan atlet.
“Tes fisik itu wajib bagi atlet. Ini adalah evaluasi menyeluruh yang dilakukan secara profesional. Saya salut karena KONI tetap melaksanakannya meski anggaran terbatas,” ujarnya.
Berry menjelaskan bahwa tes fisik mencakup berbagai aspek penting seperti kekuatan, kelincahan, dan daya tahan tubuh. Beberapa metode yang digunakan di antaranya tes lari, sit-up, dan push-up.
“Tujuannya bukan hanya untuk performa, tapi juga mendeteksi kondisi kesehatan atlet sejak dini agar terhindar dari risiko cedera,” jelasnya.
Ia juga menyebutkan, atlet binaraga yang mengikuti tes merupakan peraih medali pada Porprov sebelumnya, bahkan ada yang tergabung dalam Pelatda PON Aceh-Sumut.
Dengan langkah ini, KONI Kabupaten Bandung menunjukkan keseriusannya dalam memburu prestasi maksimal di Porprov XV Jawa Barat 2026. (Apih)
















