Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
InformatikaPendidikanRagam Daerah

FISIP UI dan UPI Gelar Workshop Teori Sosiologi untuk Guru SMA/MA di Bandung

114
×

FISIP UI dan UPI Gelar Workshop Teori Sosiologi untuk Guru SMA/MA di Bandung

Sebarkan artikel ini
Departemen Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia (UI) berkolaborasi dengan Program Studi Pendidikan Sosiologi Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar workshop bagi guru Sosiologi SMA/MA di Kota Bandung.

Bandung/ secondnewsupdate.co.id – Departemen Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia (UI) berkolaborasi dengan Program Studi Pendidikan Sosiologi Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar workshop bagi guru Sosiologi SMA/MA di Kota Bandung.

Kegiatan bertajuk “Workshop Penerapan Teori Sosiologi dalam Penelitian Sosial bagi Guru Sosiologi SMA/MA di Kota Bandung” ini berlangsung mulai Mei hingga Agustus 2026 di Kampus UPI, Jalan Setiabudhi, Kota Bandung.

Example 300x600

Workshop resmi dibuka dan diikuti sekitar 30 guru anggota MGMP Sosiologi Kota Bandung. pada Senin (4/5/2026).

Wakil Dekan Bidang Akademik FPIPS UPI, Fitri Rahmafitria, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, pembelajaran sosiologi memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi yang tidak hanya relevan dengan kebutuhan industri, tetapi juga peka terhadap persoalan sosial di masyarakat.

“Pemahaman teori sosiologi yang komprehensif diperlukan agar siswa mampu membaca fenomena sosial dengan analisis yang lebih tajam,” ujarnya.

Ketua Prodi Pendidikan Sosiologi UPI, Wilodati, mengatakan tantangan guru saat ini semakin kompleks. Karena itu, guru membutuhkan penguatan teori agar pembelajaran sosiologi tidak sekadar bersifat deskriptif.

“Guru memerlukan pisau analisis yang tajam agar pembelajaran sosiologi tidak kering dan lebih relevan dengan realitas sosial,” katanya.

Sekretaris Departemen Sosiologi FISIP UI, Andi Rahman Alamsyah, menjelaskan workshop ini digelar untuk memperkuat kapasitas guru dalam membimbing penelitian sosial siswa secara lebih teoritis, sistematis, dan aplikatif.

Menurutnya, pembelajaran sosiologi di tingkat SMA/MA kini tidak hanya menuntut pemahaman konsep, tetapi juga kemampuan siswa dalam mengamati masalah sosial, merumuskan pertanyaan penelitian, mengumpulkan data, hingga menyusun analisis berbasis teori.

“Guru memiliki peran penting agar penelitian sosial siswa tidak berhenti pada deskripsi, tetapi mampu menggunakan teori sosiologi sebagai alat analisis,” ujar Andi.

Dalam workshop ini, peserta mendapat materi terkait pemilihan teori sesuai masalah penelitian, penyusunan kerangka teori, konseptualisasi dan operasionalisasi, hingga analisis data berbasis teori.

Sementara itu, Kaprodi Sarjana Sosiologi FISIP UI, Sakti Wira Yudha, menyebut rangkaian kegiatan dilakukan bertahap melalui pelatihan, workshop, seminar, dan penyusunan luaran.

Sebagai hasil akhir, kegiatan ini akan menghasilkan modul atau monograf berjudul “Penerapan Teori Sosiologi dalam Penelitian Sosial untuk Guru SMA/MA” yang dapat menjadi panduan guru dalam mendampingi siswa melakukan penelitian sosial.

“Kerja sama antara FISIP UI, FPIPS UPI, dan MGMP Sosiologi Kota Bandung diharapkan memperkuat pembelajaran sosiologi yang lebih kritis, reflektif, dan relevan dengan persoalan masyarakat,” pungkas Sakti. (Apih)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600