Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaPolitikRagam Daerah

Reses Yudha Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis hingga Bantuan Korban Kebakaran di Sukagalih

118
×

Reses Yudha Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis hingga Bantuan Korban Kebakaran di Sukagalih

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kabupaten Garut Fraksi PDI Perjuangan, Yudha Puja Turnawan, menggelar Reses Masa Sidang III Tahun 2026 untuk Daerah Pemilihan I di Kampung Sindanggalih RW 13, Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (18/5/2026).

Garut/secondnewsupdate.co.id –  Anggota DPRD Kabupaten Garut Fraksi PDI Perjuangan, Yudha Puja Turnawan, menggelar Reses Masa Sidang III Tahun 2026 untuk Daerah Pemilihan I di Kampung Sindanggalih RW 13, Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (18/5/2026).

Kegiatan reses kali ini tidak hanya menjadi ajang penyerapan aspirasi masyarakat, tetapi juga menghadirkan berbagai pelayanan langsung bagi warga.

Example 300x600

Yudha berkolaborasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta Dinas Kesehatan Kabupaten Garut dengan menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis, layanan administrasi kependudukan, hingga donor darah di lokasi kegiatan.

Selain itu, bantuan bagi korban kebakaran turut disalurkan melalui program CSR PDAM Tirta Intan Garut dan BPR Garut.

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan dari 22 RW. Sebagian besar peserta merupakan perempuan kepala keluarga atau janda yang masuk kategori rawan sosial ekonomi dan membutuhkan perhatian dari pemerintah daerah, provinsi, maupun pusat.

“Bentuk perhatian itu bisa berupa bantuan kewirausahaan maupun bantuan lainnya. Sesuai Perda Nomor 11 Tahun 2023 dan UU Nomor 11 Tahun 2009 tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial, mereka memang harus mendapat perhatian negara,” ujar Yudha.

Ia menyebut sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Dinas Koperasi dan UMKM, DPPKBPPPA, Dinas Peternakan dan Perikanan, Dinas Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup, serta Bappeda Kabupaten Garut.

“Dinas Koperasi dan UMKM tadi menjelaskan syarat mendapatkan bantuan kewirausahaan. Saya juga meminta Bappeda, khususnya Kabid Perencanaan Pembangunan Pak Asep Purnama Hidayat, mencatat seluruh aspirasi warga yang disampaikan dalam reses ini,” katanya.

Yudha menegaskan Kelurahan Sukagalih sebagai salah satu pusat pemerintahan di Garut harus menjadi prioritas pembangunan. 

Ia menyoroti masih banyak ruas jalan kabupaten di wilayah tersebut yang mengalami kerusakan.

“Saya meminta pemerintah daerah memprioritaskan perbaikan jalan rusak, terutama ruas Babakan Loa menuju Hampor. Jalan Terusan Pahlawan juga belum sepenuhnya dihotmix. Saya minta Dinas PUPR memprioritaskan perbaikannya,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, warga juga menyampaikan berbagai aspirasi lainnya, seperti program rumah tidak layak huni (rutilahu), perbaikan kirmir dan drainase, penerangan jalan umum, fasilitas posyandu, pengelolaan sampah, BPJS, hingga bantuan UMKM.

Yudha turut menyoroti persoalan warga Perumahan Griya Pamoyanan 1 yang belum menerima sertifikat rumah meski telah melunasi pembayaran.

“Saya minta Ketua RW 17, Pak Jaka, membuat surat permohonan audiensi agar DPRD bisa memfasilitasi pertemuan dengan pengembang dan Disperkim untuk mempercepat penyelesaian masalah ini,” katanya.

Ia menegaskan seluruh usulan masyarakat harus dibuatkan proposal agar dapat diperjuangkan dan dibahas dalam rapat paripurna DPRD.

“Semua usulan masyarakat harus dibuatkan proposal agar bisa saya perjuangkan dan dibahas dalam paripurna. Mudah-mudahan saya bisa menjembatani seluruh aspirasi warga Kelurahan Sukagalih,” pungkasnya. (Asan)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600