Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaEntertainmentInformatikaRagam Daerah

Polres Garut Sulap Limbah Maggot Jadi ‘Emas Hijau’, Pupuk Organik Kasgot Dongkrak Produktivitas Jagung

113
×

Polres Garut Sulap Limbah Maggot Jadi ‘Emas Hijau’, Pupuk Organik Kasgot Dongkrak Produktivitas Jagung

Sebarkan artikel ini
Kali ini, institusi kepolisian tersebut memanfaatkan limbah budidaya maggot yang selama ini kerap dianggap tidak bernilai menjadi pupuk organik berkualitas tinggi untuk mendukung budidaya tanaman jagung.

Garut/secondnewsupdate.co.id – Inovasi ketahanan pangan terus digencarkan Polres Garut. 

Kali ini, institusi kepolisian tersebut memanfaatkan limbah budidaya maggot yang selama ini kerap dianggap tidak bernilai menjadi pupuk organik berkualitas tinggi untuk mendukung budidaya tanaman jagung.

Example 300x600

Program yang dikembangkan melalui pemanfaatan Kasgot (bekas maggot) ini menjadi salah satu langkah nyata Polres Garut dalam mendorong pertanian ramah lingkungan sekaligus mendukung program ketahanan pangan berkelanjutan di Kabupaten Garut.

Kasgot merupakan hasil sampingan dari budidaya maggot yang berasal dari kotoran serta sisa media pemeliharaan larva lalat Black Soldier Fly (BSF).

Melalui proses pengolahan berupa pengeringan, penghalusan, dan penyaringan, limbah tersebut diubah menjadi pupuk organik yang siap digunakan pada lahan pertanian.

Saat ini, pupuk Kasgot telah diaplikasikan pada lahan pertanian jagung yang berada di kawasan Agro Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut.

Penggunaan pupuk organik ini diyakini mampu meningkatkan kesuburan tanah sekaligus mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia.

Kabag SDM Polres Garut, Eka Anggriana, menjelaskan bahwa Kasgot memiliki kandungan nutrisi yang sangat dibutuhkan tanaman untuk tumbuh optimal.

“Kasgot kaya akan unsur hara, asam amino, serta mikroorganisme pengurai yang mampu memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan ketersediaan nutrisi bagi tanaman. Selain ramah lingkungan, pemanfaatan Kasgot juga menjadi solusi pengolahan limbah budidaya maggot yang memiliki nilai ekonomi,” ujarnya, Sabtu (13/6/2026).

Menurutnya, budidaya maggot yang dijalankan di lingkungan Polres Garut dan Polsek Wanaraja bukan hanya bertujuan mengelola sampah organik. 

Program tersebut juga menghasilkan manfaat ganda, mulai dari produksi maggot sebagai pakan ternak dan ikan hingga menghasilkan Kasgot yang bernilai sebagai pupuk organik.

Langkah ini menjadi bagian dari penerapan konsep ekonomi sirkular, di mana limbah diolah kembali menjadi produk yang bermanfaat dan memiliki nilai tambah. 

Dengan demikian, seluruh hasil budidaya maggot dapat dimanfaatkan secara maksimal tanpa menyisakan limbah yang terbuang percuma.

Selain membantu meningkatkan produktivitas pertanian, penggunaan pupuk Kasgot juga dinilai mampu memperbaiki kualitas tanah dalam jangka panjang. 

Kandungan bahan organik yang tinggi membantu menjaga kelembapan tanah, meningkatkan aktivitas mikroba, serta mendukung pertumbuhan akar tanaman yang lebih sehat.

Program inovatif ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi kelompok tani maupun masyarakat luas untuk mengembangkan pertanian yang lebih efisien, berkelanjutan, dan ramah lingkungan. 

Di tengah tantangan ketahanan pangan nasional, pemanfaatan limbah organik menjadi pupuk dinilai sebagai salah satu solusi strategis untuk menjaga produktivitas sektor pertanian.

Melalui berbagai terobosan tersebut, Polres Garut menunjukkan bahwa peran kepolisian tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. 

Lebih dari itu, Polri juga hadir sebagai mitra pembangunan yang aktif mendorong kesejahteraan masyarakat melalui inovasi di sektor pertanian, pengelolaan lingkungan, dan ketahanan pangan. (Agung)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600