Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
KesehatanRagam Daerah

Ground Breaking RSUD Balaraja Dimulai! Pemkab Tangerang Bangun IGD Maternal, Hemodialisa Modern dan Gedung Rawat Inap 6 Lantai

1611
×

Ground Breaking RSUD Balaraja Dimulai! Pemkab Tangerang Bangun IGD Maternal, Hemodialisa Modern dan Gedung Rawat Inap 6 Lantai

Sebarkan artikel ini
Bupati Kabupaten Tangerang Banten, Mochamad Maesyal Rasyid (tengah) saat memijit tombol bel tanda peresmian ditandai dengan Ground Breaking pembangunan Gedung IGD Maternal, Hemodialisa, dan Gedung Rawat Inap 6 Lantai RSUD Balaraja yang dilaksanakan pada Rabu (17/6/2026).

Kabupaten Tangerang/ secondnewsupdate.co.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat. Hal tersebut ditandai dengan Ground Breaking pembangunan Gedung IGD Maternal, Hemodialisa, dan Gedung Rawat Inap 6 Lantai RSUD Balaraja yang dilaksanakan pada Rabu (17/6/2026).

Prosesi peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, bersama jajaran manajemen RSUD Balaraja, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta perangkat daerah terkait.

Example 300x600

Pembangunan fasilitas kesehatan tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mengantisipasi meningkatnya kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi warga Tangerang bagian barat dan wilayah penyangga lainnya.

Bupati Tangerang Banten Mochamad Maesyal Rasyid (tengah) saat menghadiri ditandai dengan Ground Breaking pembangunan Gedung IGD Maternal, Hemodialisa, dan Gedung Rawat Inap 6 Lantai RSUD Balaraja yang dilaksanakan, disambut oleh pada Rabu (17/6/2026).

“Alhamdulillah hari ini kita memulai pembangunan sarana dan fasilitas kesehatan berupa perluasan IGD Maternal, ruang Hemodialisa atau cuci darah, serta gedung rawat inap. Ini merupakan bentuk antisipasi dan upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pasien yang berobat ke RSUD Balaraja,” ujar Maesyal.

Menurutnya, RSUD Balaraja memiliki peran penting karena tidak hanya melayani masyarakat Kabupaten Tangerang, tetapi juga menerima pasien dari berbagai daerah lain seperti Kabupaten Serang hingga Bogor. 

Kondisi tersebut membuat peningkatan kapasitas layanan menjadi kebutuhan yang mendesak.

“Rumah sakit ini melayani masyarakat yang sangat luas. Karena itu kita harus menyiapkan fasilitas yang memadai agar pelayanan kepada pasien semakin optimal. Penambahan ruang rawat inap, IGD, dan Hemodialisa menjadi bagian dari upaya tersebut,” katanya.

Maesyal juga memberikan apresiasi kepada Direktur RSUD Balaraja beserta seluruh jajaran yang dinilai terus melakukan inovasi untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Ia berharap pembangunan dapat berjalan sesuai target, tepat waktu, tepat mutu, serta memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

Selain itu, dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada aparat penegak hukum dan seluruh pihak yang terlibat dalam proses pendampingan pembangunan agar pelaksanaannya berlangsung transparan dan sesuai regulasi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Direktur RSUD Balaraja yang telah berinisiatif meningkatkan fasilitas pelayanan kesehatan. Kami juga berterima kasih kepada Kejaksaan, Kepolisian, dan seluruh pihak yang melakukan pendampingan agar pembangunan ini berjalan lancar, transparan, dan sesuai aturan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Maesyal menegaskan bahwa pembangunan fisik harus dibarengi dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat yang datang mendapatkan pelayanan yang cepat, ramah, bersih, nyaman, dan profesional. Dengan pelayanan yang baik, pasien akan merasa tenang dan proses pemulihan pun menjadi lebih baik,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Balaraja, Chorah Usman, menjelaskan bahwa pembangunan gedung baru tersebut merupakan jawaban atas meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan sekaligus untuk memenuhi standar pelayanan rumah sakit sesuai regulasi terbaru.

Ia mengungkapkan bahwa saat ini fasilitas IGD Maternal masih menggunakan ruang yang terbatas, padahal layanan maternal dan neonatal termasuk kategori pelayanan berisiko tinggi yang membutuhkan sarana sesuai standar guna menekan angka kematian ibu dan bayi.

Foto bersama usai peresmian Ground Breaking RSUD Balaraja, Bupati Tangerang Banten Mochamad Maesyal Rasyid beserta pengurus RSUD Balaraja

Tak hanya itu, layanan Hemodialisa (cuci darah) juga mengalami peningkatan kebutuhan yang signifikan. Saat ini ruang hemodialisa hanya memiliki kapasitas 13 mesin atau tempat tidur sehingga antrean pasien masih cukup tinggi.

“Dengan pembangunan ruang Hemodialisa yang baru dan lebih luas, kapasitas pelayanan dapat ditingkatkan hingga mencapai 40 mesin atau tempat tidur. Ini akan sangat membantu mengurangi antrean pasien yang membutuhkan layanan cuci darah,” jelas Chorah.

Pembangunan Gedung IGD Maternal, Hemodialisa, dan Rawat Inap 6 Lantai ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Tangerang, sekaligus memperkuat posisi RSUD Balaraja sebagai rumah sakit rujukan utama bagi masyarakat di wilayah Tangerang Raya dan sekitarnya. (Dia)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600