Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
EntertainmentGaya hidupInformatikaRagam Daerah

Polda Jabar Umumkan Juara Lomba Jurnalistik HUT Bhayangkara ke-80, Kapolda Pipit: Media Profesional Benteng Lawan Hoaks

116
×

Polda Jabar Umumkan Juara Lomba Jurnalistik HUT Bhayangkara ke-80, Kapolda Pipit: Media Profesional Benteng Lawan Hoaks

Sebarkan artikel ini
Kapolda Jabar Irjen Pol Pipit Rismanto, (kiri) saat memberikan hadiah kepada juara 3 lomba karya jurnalistik Dede Adhitama – BritaSatu.com "Dari Layar Ponsel, Pengabdian Tumbuhkan Harapan di Pesisir Mundu."

Jawa Barat, Bandung l secondnewsupdate.co.id – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat resmi mengumumkan para pemenang Lomba Jurnalistik Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan insan pers dalam menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Pipit Rismanto, saat menghadiri penganugerahan Lomba Jurnalistik Polda Jabar yang digelar di Bandung, Rabu (29/7/2026).

Example 300x600

Dalam sambutannya, Pipit memberikan apresiasi kepada seluruh peserta dan para pemenang yang telah menghadirkan karya jurnalistik berkualitas. Menurutnya, ajang tersebut bukan sekadar kompetisi, melainkan momentum untuk mempererat kemitraan strategis antara Polri dan media massa.

“Kegiatan ini menjadi awal untuk memperkokoh kolaborasi. Ke depan kami ingin menghadirkan berbagai program bersama media agar kemitraan ini semakin kuat,” ujar Pipit.

Ia menegaskan, media arus utama memiliki peran penting sebagai penyaji informasi yang mengedepankan objektivitas, proses verifikasi, serta kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik.

Di tengah derasnya arus informasi di media sosial, keberadaan media profesional dinilai menjadi benteng utama dalam menangkal hoaks, disinformasi, hingga pembentukan opini yang tidak didasarkan pada fakta.

“Dalam penegakan hukum kami tidak bisa bekerja berdasarkan asumsi atau persepsi. Semua harus faktual dan terverifikasi. Begitu juga informasi yang disampaikan kepada masyarakat,” tegasnya.

Pipit juga mengungkapkan bahwa seluruh jajaran Polda Jabar telah diinstruksikan untuk tidak menyampaikan informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Prinsip verifikasi, kata dia, menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Menurutnya, perkembangan teknologi digital telah mengubah pola penyebaran informasi. Masyarakat kini dapat merekam dan menyebarkan berbagai peristiwa dalam hitungan detik.

Namun di sisi lain, kondisi tersebut juga memunculkan tantangan berupa maraknya informasi yang belum tentu benar.

Karena itu, Pipit berharap media profesional terus menjadi pelopor literasi informasi sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemberitaan yang akurat, berimbang, dan berdasarkan fakta.

“Kami membutuhkan peran jurnalis profesional untuk menjernihkan ruang informasi, memberikan edukasi kepada masyarakat, sekaligus menjadi mitra dalam membangun komunikasi publik yang sehat,” katanya.

Polda Jabar Terbuka terhadap Kritik

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jabar juga menegaskan institusinya terbuka terhadap kritik yang konstruktif. 

Menurutnya, kritik yang disampaikan berdasarkan fakta merupakan bagian dari proses evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

“Kalau memang ada yang perlu dikritisi dan itu berdasarkan fakta, silakan dikritisi. Kami akan memperbaikinya,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh media mendukung berbagai program Polda Jabar, termasuk gerakan Jawara (Jaga dan Rawat Jawa Barat) melalui penyebaran narasi positif, edukasi publik, serta penguatan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan mengatakan hubungan harmonis antara Polri dan insan pers perlu terus diperkuat demi menghadirkan informasi yang kredibel kepada masyarakat.

Menurutnya, kritik yang membangun, masukan yang objektif, dan pemberitaan profesional merupakan energi positif bagi Polri untuk terus berbenah.

“Kami mengajak seluruh insan pers bersama-sama menjadi Jawara, Jaga dan Rawat Jawa Barat,” ujar Hendra, Kamis (30/7/2026).

Dewan Juri Apresiasi Independensi Penilaian

Ketua Dewan Juri Lomba Jurnalistik, Irwan Nasir, memberikan apresiasi atas komitmen Polda Jabar yang memberikan kebebasan penuh kepada dewan juri dalam menentukan para pemenang.

Ia menegaskan seluruh proses penilaian berlangsung independen tanpa adanya intervensi dari pihak mana pun, sehingga objektivitas tetap terjaga.

“Independensi merupakan ruh media. Karena itu kami mengapresiasi Polda Jabar yang memberikan kebebasan penuh kepada dewan juri tanpa intervensi dalam menentukan pemenang,” kata Irwan.

Ia menjelaskan karya-karya yang masuk berasal dari berbagai media arus utama di Jawa Barat dengan mengangkat tema kepolisian, mulai dari sisi humanis Polri, ketahanan pangan, pemberantasan narkoba hingga kiprah anggota kepolisian dalam melayani masyarakat.

Irwan berharap lomba jurnalistik tersebut dapat terus diselenggarakan sebagai wadah mempererat hubungan antara kepolisian dan media sekaligus mendorong lahirnya karya jurnalistik yang edukatif, kritis, berkualitas, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Daftar Pemenang Lomba Jurnalistik Hari Bhayangkara ke-80 Polda Jabar

Juara I: Rahmat Hidayat – Tribunnews Bogor

“Kisah Kampung Bebas Narkoba Cikaret Bogor, Bandar Besar Kini Insaf Jadi Peternak Domba Garut.”

Juara II: Jejep Falahul Alam – KabarMajalengka.Pikiran-Rakyat.com

“Ketika Harapan Jadi Ketahanan Pangan.”

Juara III: Dede Adhitama – BritaSatu.com

“Dari Layar Ponsel, Pengabdian Tumbuhkan Harapan di Pesisir Mundu.” (Burhan).

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600