Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaPeristiwaRagam Daerah

Viral di TikTok, Keluhan Bau Kandang Ayam di Kadungora Berakhir Damai! Polsek Fasilitasi Mediasi, Warga dan Pemilik Capai Kesepakatan

115
×

Viral di TikTok, Keluhan Bau Kandang Ayam di Kadungora Berakhir Damai! Polsek Fasilitasi Mediasi, Warga dan Pemilik Capai Kesepakatan

Sebarkan artikel ini
Viral di TikTok, Keluhan Bau Kandang Ayam di Kadungora Berakhir Damai! Polsek Fasilitasi Mediasi, Warga dan Pemilik Capai Kesepakatan

Jawa Barat, Garut l secondnewsupdate co.id – Bhabinkamtibmas, personel Reskrim Polsek Kadungora, Kasi Ketenteraman dan Ketertiban Kecamatan Kadungora, Ketua RW, Ketua RT, serta perwakilan masyarakat yang terdampak.

Langkah mediasi dilakukan sebagai tindak lanjut atas beredarnya unggahan di TikTok yang memuat keluhan warga mengenai bau tidak sedap yang diduga berasal dari kandang ayam petelur milik salah seorang warga.

Example 300x600

Kondisi tersebut dinilai mengganggu kenyamanan lingkungan permukiman sehingga memerlukan penyelesaian secara cepat dan bijaksana.

Melalui pendekatan problem solving dan dialog kekeluargaan, kedua belah pihak akhirnya mencapai kesepakatan yang mengedepankan kepentingan bersama. 

Pemilik kandang menyatakan komitmennya untuk melakukan sejumlah langkah perbaikan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap lingkungan.

Kesepakatan tersebut meliputi pemindahan lokasi kandang ayam sekitar 50 meter menjauh dari kawasan permukiman warga, peninggian tembok pembatas saluran air menuju area pemukiman setinggi 50 sentimeter, serta pemasangan blower di area perbatasan rumah warga guna mengurangi penyebaran bau yang ditimbulkan dari aktivitas peternakan.

Dalam kesempatan itu, pemilik kandang juga menjelaskan bahwa akses jalan menuju lokasi kandang merupakan aset pribadi yang telah dibeli secara sah sesuai ketentuan hukum. Ia pun berharap unggahan yang sebelumnya beredar di media sosial dapat dihapus setelah tercapainya kesepakatan damai antara kedua belah pihak.

Kapolsek Kadungora, Kompol Alit Kadarusman, menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam penyelesaian persoalan tersebut merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat melalui mekanisme mediasi yang mengutamakan dialog dan musyawarah.

Menurutnya, pendekatan persuasif menjadi solusi terbaik agar setiap persoalan sosial tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

“Hasil musyawarah diterima oleh para pihak sebagai langkah penyelesaian bersama demi menjaga hubungan baik antarwarga serta menciptakan lingkungan yang nyaman dan harmonis,” ujar Alit.

Keberhasilan mediasi ini menjadi bukti bahwa sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat mampu menghadirkan solusi yang adil tanpa harus menempuh jalur konflik.

Penyelesaian secara kekeluargaan diharapkan menjadi contoh dalam menangani persoalan lingkungan maupun sosial di tengah masyarakat, sehingga keharmonisan dan kondusivitas wilayah tetap terpelihara. (Agung)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600