Jawa Barat, Garut l secondnewsupdate.co.id – Keindahan hamparan bunga teratai yang selama ini menjadi ikon wisata alam Situ Bagendit, Kabupaten Garut, mulai mengalami perubahan signifikan.
Memasuki musim kemarau, sebagian besar daun dan bunga teratai tampak mengering hingga berubah warna menjadi kecokelatan, menciptakan pemandangan berbeda yang menarik perhatian para pengunjung. Selasa (4/8/2026).
Hamparan tanaman teratai yang menutupi sebagian permukaan danau terlihat tidak lagi didominasi warna hijau.
Sebaliknya, rona cokelat mulai mendominasi di berbagai titik, meski masih terdapat beberapa area yang mempertahankan warna hijau dan menunjukkan pertumbuhan tanaman yang masih baik.
Fenomena tersebut memunculkan beragam tanggapan dari wisatawan maupun masyarakat sekitar.
Banyak yang menyayangkan berkurangnya pesona alami Situ Bagendit yang selama ini dikenal dengan panorama teratai yang indah dan menjadi salah satu daya tarik utama wisata di Kabupaten Garut.
Secara alami, perubahan kondisi tanaman teratai diduga dipengaruhi oleh musim kemarau yang tengah berlangsung.
Menurunnya debit air dan meningkatnya suhu udara diyakini mempercepat proses pengeringan daun dan bunga teratai yang telah memasuki siklus pertumbuhan alaminya.
Meski kondisi hamparan teratai mengalami perubahan, aktivitas wisata di Situ Bagendit tetap berjalan normal.
Wisatawan masih dapat menikmati suasana danau dengan menaiki perahu, bersantai di area tepi danau, menikmati kuliner, hingga memanfaatkan berbagai fasilitas rekreasi yang tersedia di kawasan wisata tersebut.
Sejumlah pengunjung berharap hamparan bunga teratai dapat kembali menghijau ketika musim hujan tiba.
Mereka optimistis kondisi ekosistem danau akan pulih sehingga panorama khas Situ Bagendit kembali menjadi magnet bagi wisatawan lokal maupun luar daerah.
Masyarakat juga berharap pengelola objek wisata bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan terhadap kondisi ekosistem danau.
Langkah perawatan dan pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan dinilai penting untuk menjaga keseimbangan alam, melestarikan habitat perairan, sekaligus mempertahankan daya tarik Situ Bagendit sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Garut.
Fenomena mengeringnya hamparan bunga teratai ini menjadi pengingat bahwa perubahan musim memiliki pengaruh besar terhadap ekosistem alam.
Di sisi lain, kondisi tersebut juga mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga kelestarian lingkungan agar keindahan Situ Bagendit tetap lestari dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang. (Agung)
















