Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Lingkungan HidupRagam Daerah

DLH Garut Dorong Anak Jadi Agen Perubahan, Wujudkan Lingkungan Bersih dan Berkelanjutan

116
×

DLH Garut Dorong Anak Jadi Agen Perubahan, Wujudkan Lingkungan Bersih dan Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut terus mendorong keterlibatan anak dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Jawa Barat, Garut  l secondnewsupdate.co.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut terus mendorong keterlibatan anak dalam menjaga kelestarian lingkungan. 

Generasi muda dinilai bukan hanya sebagai penerus bangsa, tetapi juga memiliki potensi besar menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Example 300x600

Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Seminar Diseminasi Riset Anak, Advokasi Hak Anak atas Lingkungan, dan Inovasi Pengelolaan Sampah Organik, yang mengusung tema “Suara Anak untuk Lingkungan Berkelanjutan.”

Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi anak-anak untuk menyampaikan gagasan, pengalaman, hingga pandangan mereka mengenai berbagai persoalan lingkungan yang terjadi di sekitar.

DLH Kabupaten Garut memandang partisipasi anak dalam isu lingkungan perlu terus diperkuat. Sebab, persoalan seperti sampah, pencemaran lingkungan, hingga rendahnya kesadaran menjaga kebersihan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah.

Diperlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk anak-anak dan generasi muda.

Melalui kegiatan tersebut, anak-anak didorong untuk tidak hanya menjadi objek edukasi lingkungan, tetapi ikut mengambil peran dalam menciptakan perubahan, baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat.

Anak Didorong Peduli Pengelolaan Sampah

Salah satu isu yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut adalah pengelolaan sampah organik.

Edukasi mengenai pemilahan sampah sejak dari sumber dinilai penting untuk membentuk kebiasaan positif sejak usia dini. Anak-anak diharapkan memahami bahwa sampah yang dihasilkan sehari-hari tidak selalu harus berakhir di tempat pembuangan.

Mereka juga dapat menjadi penggerak di lingkungan keluarga dengan mengajak orang tua dan masyarakat menerapkan kebiasaan sederhana, seperti mengurangi penggunaan barang sekali pakai, memilah sampah organik dan anorganik, serta memanfaatkan kembali barang yang masih memiliki nilai guna.

Langkah sederhana tersebut dinilai dapat menjadi bagian dari upaya membangun budaya peduli lingkungan secara berkelanjutan.

Hak Anak atas Lingkungan Sehat

Selain persoalan sampah, seminar juga menyoroti pentingnya pemenuhan hak anak atas lingkungan yang baik dan sehat.

Lingkungan yang bersih dan sehat tidak sekadar berkaitan dengan keindahan atau kenyamanan, tetapi juga memiliki hubungan erat dengan kualitas hidup serta masa depan anak-anak.

Karena itu, anak perlu diberikan ruang untuk menyampaikan gagasan sekaligus dilibatkan dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan.

Seminar tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, masyarakat, serta berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap isu perlindungan anak dan lingkungan.

Dengan semakin terbukanya ruang partisipasi, diharapkan lebih banyak anak di Kabupaten Garut berani menyampaikan pendapat, menghasilkan gagasan kreatif, dan menghadirkan inovasi untuk menjawab persoalan lingkungan di daerahnya.

DLH Kabupaten Garut berharap gerakan peduli lingkungan dapat dimulai dari lingkungan terdekat dan dilakukan secara konsisten.

Anak-anak tidak hanya dipandang sebagai generasi penerus, tetapi juga dapat menjadi penggerak perubahan sejak hari ini untuk mewujudkan Kabupaten Garut yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Semangat “Suara Anak untuk Lingkungan Berkelanjutan” diharapkan tidak berhenti sebagai tema kegiatan, tetapi berkembang menjadi gerakan nyata yang mendorong anak-anak ikut menjaga lingkungan mulai dari sekarang. (Agung)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600