Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaEkonomiRagam Daerah

Bupati Garut dan Kementan Perkuat Irigasi, Puluhan Hektare Lahan Pertanian Jadi Perhatian

120
×

Bupati Garut dan Kementan Perkuat Irigasi, Puluhan Hektare Lahan Pertanian Jadi Perhatian

Sebarkan artikel ini
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menegaskan, sektor pertanian memiliki posisi strategis karena tidak hanya menjadi sumber penghidupan masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu penopang utama ketersediaan pangan di Kabupaten Garut. Kamis (20/8/2026).

Jawa Barat, Garut l secondnesdupdate.co.id – Pemerintah Kabupaten Garut terus memperkuat koordinasi dengan Kementerian Pertanian (Kementan) RI untuk menjaga produktivitas sektor pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. 

Salah satu fokus utama yang dibahas adalah penguatan sistem irigasi dan optimalisasi lahan pertanian di tengah ancaman kekeringan pada musim kemarau.

Example 300x600

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menegaskan, sektor pertanian memiliki posisi strategis karena tidak hanya menjadi sumber penghidupan masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu penopang utama ketersediaan pangan di Kabupaten Garut. Kamis (20/8/2026).

Karena itu, pemerintah daerah menilai persoalan ketersediaan air tidak bisa dipandang sebelah mata. Infrastruktur pengairan yang memadai menjadi faktor penting untuk memastikan lahan pertanian tetap produktif, terutama di wilayah yang mulai mengalami keterbatasan sumber air.

Dalam upaya tersebut, Pemkab Garut menjalankan sejumlah program, mulai dari pembangunan irigasi perpompaan, pemeliharaan jaringan irigasi tersier, optimalisasi lahan hingga program cetak sawah.

Kondisi musim kemarau yang mulai memberikan tekanan terhadap sejumlah wilayah pertanian membuat penguatan irigasi semakin mendesak.

Berdasarkan laporan Dinas Pertanian Kabupaten Garut pada Agustus 2026, sebanyak 89 titik irigasi perpompaan tengah dibangun untuk membantu memenuhi kebutuhan air lahan pertanian yang rawan mengalami kekeringan.

Setiap titik irigasi perpompaan diproyeksikan mampu mengairi sekitar lima hektare lahan. 

Dengan demikian, keberadaan infrastruktur tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk menjaga tanaman tetap mendapatkan pasokan air dan menekan risiko penurunan produksi akibat kekeringan.

Selain pembangunan sarana pengairan, optimalisasi lahan menjadi bagian penting dalam strategi peningkatan produksi.

Pemanfaatan lahan secara maksimal diharapkan mampu meningkatkan luas tanam, menjaga kesinambungan produksi pangan dan pada akhirnya memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan petani.

Syakur juga menekankan bahwa pembangunan infrastruktur pertanian harus diikuti dengan pengelolaan yang tepat agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Penguatan irigasi harus berjalan beriringan dengan optimalisasi lahan dan peningkatan produktivitas pertanian. Dengan dukungan semua pihak, kita berharap petani dapat terus berproduksi dan ketahanan pangan Garut semakin kuat.” ujarnya.

Sinergi dengan pemerintah pusat dinilai menjadi kunci agar berbagai program pertanian di daerah dapat berjalan lebih efektif. 

Dukungan Kementan melalui penguatan irigasi, pompanisasi dan sarana produksi menjadi bagian dari langkah menghadapi tekanan perubahan iklim sekaligus mempertahankan produksi pangan.

Pemkab Garut selanjutnya akan terus berkoordinasi dengan Kementan serta instansi terkait untuk memastikan pembangunan irigasi, optimalisasi lahan dan program perlindungan sektor pertanian dapat dilaksanakan secara tepat sasaran.

Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga lahan pertanian tetap produktif, mengurangi potensi gagal panen akibat kekurangan air, sekaligus memperkuat ketahanan pangan Kabupaten Garut.

Bagi pemerintah daerah, keberhasilan program tersebut bukan sekadar menyangkut peningkatan produksi pertanian, tetapi juga berkaitan langsung dengan keberlangsungan mata pencaharian petani dan kesejahteraan masyarakat Garut. (Agung)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600