Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
KesehatanRagam Daerah

Wamenkes Apresiasi Kinerja Pemkab Tangerang Percepat Program Kesehatan dan Penanganan TB

115
×

Wamenkes Apresiasi Kinerja Pemkab Tangerang Percepat Program Kesehatan dan Penanganan TB

Sebarkan artikel ini
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI Benjamin Paulus Octavianus memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang dalam memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya percepatan penemuan dan penanganan Tuberkulosis (TB).

Banten, Kab Tangerang l secondnewsupdate.co.id — Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI Benjamin Paulus Octavianus memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang dalam memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya percepatan penemuan dan penanganan Tuberkulosis (TB).

Apresiasi tersebut disampaikan Benjamin saat meninjau langsung pelaksanaan program Desa Siaga TB di Desa Sukaharja, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Kamis (20/8/2026).

Example 300x600

Dalam kunjungan tersebut, Wamenkes melihat pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG), pemeriksaan X-ray atau rontgen, serta sejumlah layanan kesehatan masyarakat.

“Apa yang dilakukan oleh Kabupaten Tangerang yang dipimpin Pak Bupati bersama jajaran, luar biasa. Saya sangat mengapresiasi berbagai program kesehatan yang dilakukan,” ujar Benjamin.

Menurutnya, kunjungan ke Kabupaten Tangerang merupakan bagian dari implementasi program prioritas nasional, salah satunya percepatan pemberantasan TB.

Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam penanggulangan TB sehingga penemuan kasus secara dini dan pengobatan menjadi perhatian pemerintah.

“Kami datang ke sini sebagai bagian dari pelaksanaan program prioritas nasional. Ternyata CKG dilakukan dengan X-ray. Kalau ada kelainan paru maupun kelainan lainnya bisa ditemukan. Selain itu, CKG juga memeriksa hipertensi, diabetes dan penyakit lainnya,” katanya.

Benjamin menilai Kabupaten Tangerang bersama Provinsi Banten menunjukkan kinerja yang baik dalam penemuan kasus TB. Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari kolaborasi antara pemerintah daerah, Dinas Kesehatan, Puskesmas, PKK hingga para kader kesehatan.

Ia berharap pola kolaborasi yang diterapkan Kabupaten Tangerang dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mempercepat penemuan kasus, pengobatan, sekaligus pencegahan TB.

“Kalau melihat kinerja dengan penduduk 3,5 juta, Pak Bupati Tangerang sangat luar biasa sekali kerjanya di bidang kesehatan,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan Pemkab Tangerang terus memperkuat pelayanan kesehatan karena kesehatan merupakan salah satu fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul.

Dengan jumlah penduduk sekitar 3,5 juta jiwa, kata Maesyal, pemerintah daerah menghadapi tantangan besar untuk memastikan pelayanan kesehatan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Karena penduduk kita besar, maka apa yang menjadi kebutuhan masyarakat harus mendapatkan respons yang cepat. Untuk kesehatan, kita bahkan mengalokasikan sekitar 24 persen APBD untuk mendukung berbagai program kesehatan,” jelasnya.

Maesyal menambahkan, pelayanan kesehatan berbasis masyarakat juga terus diperkuat melalui Posyandu. Layanannya mencakup kesehatan balita, lansia, pencegahan stunting, kesehatan paru hingga pemeriksaan berbagai penyakit.

“Semua harus sehat terlebih dahulu baru bisa beraktivitas. Kalau derajat kesehatan masyarakat meningkat, maka SDM kita juga semakin baik. SDM yang unggul akan mendukung terwujudnya daerah yang maju,” ujarnya.

Pemkab Tangerang juga terus mengajak masyarakat agar tidak merasa malu maupun takut untuk memeriksakan kondisi kesehatannya. 

Khusus penanganan TB, deteksi dini dan kepatuhan menjalani pengobatan dinilai sangat penting untuk memutus mata rantai penularan.

“Deteksi dini dan kepatuhan menjalani pengobatan menjadi bagian penting dalam memutus mata rantai penularan TB. Masyarakat tidak usah malu dan takut memeriksakannya,” tegas Maesyal.

Penyintas TB Bagikan Pengalaman Sembuh

Program penanganan TB di Kabupaten Tangerang juga mendapat respons positif dari masyarakat. Salah satunya Muhammad, penyintas TB asal Kampung Waru Dua, Desa Sukaharja, Kecamatan Sindang Jaya.

Muhammad mengaku bersyukur berhasil sembuh setelah menjalani pengobatan secara rutin dengan pendampingan tenaga medis dari Puskesmas.

“Alhamdulillah saya sudah berhasil bebas dan sembuh dari penyakit TB. Itu semua berkat bimbingan dan arahan dari tenaga medis yang ada di Puskesmas,” ujarnya.

Ia mengatakan kedisiplinan dalam mengonsumsi obat dan mengikuti arahan tenaga kesehatan menjadi salah satu kunci keberhasilan pengobatannya.

Muhammad juga berupaya menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan pola hidup sehat selama menjalani proses pengobatan.

“Itu semua berkat kedisiplinan saya menjaga kebersihan dan juga rutin mengonsumsi obat,” tuturnya.

Pengalaman Muhammad menjadi gambaran bahwa TB dapat ditangani apabila pasien menjalani pengobatan secara disiplin serta memperoleh pendampingan yang tepat dari tenaga kesehatan.

Pemkab Tangerang pun terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan dan segera melakukan deteksi dini apabila mengalami gejala yang mengarah pada TB. (Dia)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600