Jawa Barat, Garut l secondnewsupdate.co.id – Kapolres Garut AKBP Niko N Adi Putra bersama Dandim 0611 Garut Letkol Inf Fahrisal Efendi Sinaga memimpin langsung Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Garut.
Dalam operasi gabungan tersebut, petugas berhasil mengamankan 23 knalpot brong, 152 botol minuman keras berbagai merek, serta empat orang yang diduga menjual miras secara ilegal.
Kegiatan yang digelar pada Sabtu (29/8/2026) malam itu menjadi bagian dari langkah strategis TNI-Polri dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan yang kerap meningkat pada akhir pekan seiring tingginya aktivitas masyarakat.
Niko menegaskan bahwa seluruh jajaran Polsek di wilayah hukum Polres Garut diperintahkan untuk meningkatkan patroli dan pengawasan di titik-titik yang dianggap rawan terjadinya gangguan kamtibmas.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.
“Patroli dan KRYD ini merupakan bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan situasi Garut tetap aman, tertib, dan kondusif,” ujar Niko.
Dalam pelaksanaannya, petugas menyasar berbagai potensi pelanggaran dan tindak kriminalitas, mulai dari aksi geng motor, balap liar, penggunaan knalpot tidak sesuai standar, peredaran minuman keras, penyalahgunaan obat-obatan hingga aktivitas lain yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Hasilnya, petugas berhasil menyita 23 unit knalpot brong yang kerap menjadi keluhan masyarakat karena menimbulkan kebisingan.
Selain itu, sebanyak 152 botol minuman keras dari berbagai merek turut diamankan bersama empat orang penjual yang diduga terlibat dalam peredaran miras ilegal.
Keempat orang yang diamankan masing-masing berinisial FF (46), warga Kecamatan Garut Kota, R (50) dan RR (29), warga Kecamatan Tarogong Kidul, serta HS (46), warga Kecamatan Karangpawitan.
Mereka selanjutnya menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas.
Niko juga mengingatkan para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak dan remaja, terutama pada malam hari.
Menurutnya, peran keluarga sangat penting dalam mencegah generasi muda terlibat dalam tindakan kriminal maupun menjadi korban kejahatan.
Sementara itu, Dandim 0611 Garut Letkol Inf Fahrisal Efendi Sinaga menegaskan bahwa sinergitas antara TNI, Polri, dan Pemerintah Kabupaten Garut akan terus diperkuat untuk menjaga stabilitas keamanan daerah.
Kehadiran aparat secara langsung di tengah masyarakat diharapkan mampu mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas sejak dini.
Kolaborasi TNI-Polri melalui KRYD ini menjadi bukti nyata komitmen aparat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat Garut.
Kapolres Garut dan Dandim 0611 Garut memastikan kegiatan KRYD akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai langkah preventif untuk menekan angka kriminalitas serta menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Dengan pengamanan yang semakin diperkuat, masyarakat Kabupaten Garut diharapkan dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang, sementara situasi kamtibmas tetap terjaga aman, tertib, dan kondusif. (Agung)
















