Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
InformatikaPendidikanRagam Daerah

Wabup Intan Nurul Hikmah Dorong Mahasiswa Cerdas Finansial, BPR Kerta Raharja Gemilang Gencarkan Literasi Keuangan

619
×

Wabup Intan Nurul Hikmah Dorong Mahasiswa Cerdas Finansial, BPR Kerta Raharja Gemilang Gencarkan Literasi Keuangan

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, mendorong generasi muda agar semakin cerdas dalam mengelola keuangan, membangun kebiasaan menabung, serta lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan dan investasi ilegal di tengah pesatnya perkembangan layanan keuangan digital.

Kabupaten Tangerang, Banten | secondnewsupdate.co.id – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, mendorong generasi muda agar semakin cerdas dalam mengelola keuangan, membangun kebiasaan menabung, serta lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan dan investasi ilegal di tengah pesatnya perkembangan layanan keuangan digital.

Pesan tersebut disampaikan Intan saat menghadiri kegiatan Literasi dan Edukasi Keuangan yang diselenggarakan PT BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda) di Auditorium Saba Karya, Sabtu (10/10/2026). 

Example 300x600

Kegiatan ini diikuti ratusan mahasiswa, akademisi, serta sejumlah pemangku kepentingan di sektor keuangan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor Universitas Insan Pembangunan Indonesia (UNIPI), perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Banten, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Tangerang, serta kalangan akademisi.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas pemahaman masyarakat, khususnya mahasiswa, mengenai pentingnya literasi keuangan, perencanaan finansial, dan pemanfaatan produk serta layanan jasa keuangan secara aman, bijak, dan bertanggung jawab.

Wabup Intan menilai, kemampuan mengelola keuangan merupakan bekal penting bagi mahasiswa untuk membangun kemandirian sejak dini. Dengan pemahaman yang memadai, generasi muda diharapkan mampu menentukan skala prioritas, mengendalikan pengeluaran, serta mengambil keputusan keuangan secara lebih terukur.

“Saya mengapresiasi kegiatan literasi dan edukasi keuangan yang diselenggarakan PT BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda). Kegiatan ini sangat penting untuk membekali generasi muda dengan pemahaman keuangan yang baik, sehingga mereka mampu mengelola uang secara bijak dan membedakan kebutuhan dengan keinginan,” ujar Intan.

Menurutnya, tantangan pengelolaan keuangan saat ini semakin kompleks seiring berkembangnya teknologi digital.

Kemudahan transaksi dan akses terhadap berbagai layanan keuangan perlu diimbangi dengan pengetahuan yang cukup agar masyarakat tidak mudah terjebak dalam perilaku konsumtif, penipuan, maupun tawaran investasi yang tidak memiliki legalitas jelas.

Karena itu, mahasiswa perlu membiasakan diri menyusun anggaran, mengendalikan pengeluaran, menyisihkan sebagian pemasukan untuk tabungan, serta memahami risiko sebelum menggunakan produk keuangan tertentu.

Intan juga berharap kegiatan edukasi serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau kelompok masyarakat yang lebih luas, mulai dari kalangan mahasiswa, ibu rumah tangga, pekerja buruh, hingga masyarakat umum.

“Saya mengajak para mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan menggali pengetahuan sebanyak-banyaknya mengenai pengelolaan keuangan, budaya menabung, serta pentingnya mengenali risiko penipuan dan berbagai tawaran investasi yang tidak memiliki legalitas jelas,” katanya.

BPR Kerta Raharja Gemilang Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan

Sementara itu, Direktur PT BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda), Ai Suherlan, menegaskan bahwa kegiatan literasi dan edukasi keuangan merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan perbankan sekaligus mendorong terbentuknya masyarakat yang cerdas dan mandiri secara finansial.

Menurut Ai, mahasiswa sebagai bagian dari generasi muda perlu dibekali pemahaman keuangan sejak dini. 

Pengetahuan tersebut tidak hanya berkaitan dengan cara menyimpan uang, tetapi juga mencakup kemampuan mengatur pemasukan dan pengeluaran, menyusun perencanaan keuangan, serta memahami manfaat dan risiko dari produk maupun layanan keuangan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pemahaman bahwa literasi keuangan bukan sekadar mengetahui produk perbankan, tetapi juga bagaimana seseorang mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak dan bertanggung jawab,” jelas Ai.

Ia menambahkan, peningkatan literasi keuangan perlu diiringi dengan perluasan akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing.

Untuk itu, PT BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda) berupaya terus berkontribusi melalui kegiatan edukasi, sosialisasi, dan kolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, serta otoritas terkait.

Melalui sinergi tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya perencanaan keuangan, mampu memanfaatkan layanan perbankan secara tepat, serta lebih berhati-hati dalam menyikapi penawaran produk keuangan yang tidak jelas legalitas maupun risikonya.

Mahasiswa Rasakan Manfaat Edukasi Keuangan

Manfaat kegiatan tersebut juga dirasakan para mahasiswa yang mengikuti kegiatan. Salah satunya, Elva Risi, yang menilai edukasi keuangan memberikan wawasan baru mengenai pentingnya mengelola uang secara terencana, terutama bagi mahasiswa yang mulai belajar mandiri dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Menurut Elva, pemahaman tentang pengelolaan keuangan dapat membantu mahasiswa menentukan prioritas pengeluaran, membangun kebiasaan menabung, dan lebih cermat dalam mengambil keputusan terkait penggunaan uang.

“Menurut saya, kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan pemahaman tentang pentingnya mengatur keuangan sejak masih kuliah. Kami jadi lebih memahami bagaimana membedakan kebutuhan dan keinginan, menyisihkan uang untuk tabungan, serta lebih berhati-hati terhadap tawaran keuangan yang belum jelas kebenarannya,” ungkapnya.

Kegiatan literasi dan edukasi keuangan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam menumbuhkan budaya pengelolaan keuangan yang sehat di kalangan generasi muda.

Dengan meningkatnya pemahaman mengenai perencanaan keuangan, budaya menabung, dan risiko layanan keuangan ilegal, mahasiswa diharapkan mampu menjadi generasi yang lebih mandiri, cermat, dan bertanggung jawab dalam mengambil keputusan finansial.

Upaya tersebut sekaligus mendukung penguatan literasi dan inklusi keuangan di Kabupaten Tangerang agar semakin banyak masyarakat yang memahami serta dapat memanfaatkan layanan keuangan formal secara aman dan sesuai kebutuhan. (Dia)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600