Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaPeristiwaRagam Daerah

Gegara Bakar Ilalang, Kebun Bambu di Pasirjambu Bandung Dilalap Api! 100 Tumbak Lahan Hangus

116
×

Gegara Bakar Ilalang, Kebun Bambu di Pasirjambu Bandung Dilalap Api! 100 Tumbak Lahan Hangus

Sebarkan artikel ini
Aktivitas pembakaran ilalang untuk membersihkan lahan berujung petaka. Area tumbuhan bambu di Kampung Cisarua, RT 01/RW 05, Desa Cisondari, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dilanda kebakaran pada Rabu (14/10/2026) sore.

Kabupaten Bandung, Jabar secondnewsupdate.co.id – Aktivitas pembakaran ilalang untuk membersihkan lahan berujung petaka. 

Area tumbuhan bambu di Kampung Cisarua, RT 01/RW 05, Desa Cisondari, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dilanda kebakaran pada Rabu (14/10/2026) sore.

Example 300x600

Kobaran api yang diperkirakan menghanguskan lahan seluas kurang lebih 100 tumbak itu dengan cepat merambat ke kawasan tumbuhan bambu di sekitarnya.

Tiupan angin yang cukup kencang membuat api semakin sulit dikendalikan hingga warga harus meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.

Peristiwa yang diperkirakan terjadi sekitar pukul 15.00 WIB tersebut menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dalam membersihkan lahan, terutama ketika kondisi cuaca dan hembusan angin berpotensi mempercepat penyebaran api.

Kapolresta Bandung Kombes Pol. Tri Suhartanto, melalui Kapolsek Pasirjambu AKP Asep Lesmana, membenarkan kejadian kebakaran tersebut.

“Benar, telah terjadi kebakaran lahan bambu di Kampung Cisarua RT 01/RW 05, Desa Cisondari, Kecamatan Pasirjambu. Api berawal dari pembakaran ilalang yang dilakukan oleh penggarap lahan,” ujar Asep Lesmana saat dikonfirmasi, Rabu (14/10/2026).

Api Membesar Diterpa Angin, Warga Berupaya Memadamkan

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, api pertama kali terlihat ketika aktivitas pembersihan lahan berlangsung. 

Pembakaran ilalang yang semula dilakukan untuk membersihkan area tersebut kemudian memicu kebakaran yang merambat ke tumbuhan bambu di sekitarnya.

Kondisi angin yang bertiup cukup kencang menyebabkan kobaran api cepat membesar. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu berupaya melakukan pemadaman secara swadaya dengan menggunakan selang air dan peralatan seadanya.

Namun, besarnya kobaran api serta hembusan angin membuat upaya warga tidak cukup untuk mengendalikan situasi. Demi mencegah api semakin meluas, warga kemudian menghubungi petugas Dinas Pemadam Kebakaran sektor Pacira.

“Warga sempat berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, namun karena angin kencang api makin membesar. Saksi kemudian menghubungi Damkar Pacira,” jelas Asep.

Polisi dan Damkar Bergerak Cepat

Menindaklanjuti laporan masyarakat, personel piket fungsi Polsek Pasirjambu bersama dua unit armada pemadam kebakaran dari sektor Pacira segera mendatangi lokasi.

Petugas melakukan penanganan di tempat kejadian perkara (TKP), membantu proses pemadaman, serta berupaya mengendalikan kobaran api agar tidak semakin meluas ke area sekitarnya.

Berkat respons petugas gabungan dan dukungan masyarakat, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 15.45 WIB.

Dengan demikian, proses penanganan berlangsung sekitar 45 menit sejak waktu kejadian yang diperkirakan pada pukul 15.00 WIB.

Kapolsek Pasirjambu memastikan insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka-luka. Meski demikian, lahan tumbuhan bambu yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 100 tumbak.

“Luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 100 tumbak. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ungkapnya.

Polisi Ingatkan Bahaya Membakar Ilalang

Menyusul kejadian tersebut, kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap pembakaran ilalang maupun sampah sebagai aktivitas yang sepele.

Api yang dibiarkan menyala di lahan terbuka dapat dengan mudah menjalar ketika tertiup angin, terlebih jika di sekitarnya terdapat tumbuhan kering atau material yang mudah terbakar.

Masyarakat diminta lebih mengutamakan metode pembersihan lahan yang aman dan menghindari pembakaran terbuka, terutama ketika angin bertiup kencang.

Kewaspadaan dan kepedulian bersama menjadi kunci untuk mencegah kebakaran serupa terulang. 

Sebab, api yang awalnya kecil dapat berkembang menjadi kebakaran yang sulit dikendalikan dan berpotensi mengancam lingkungan maupun keselamatan warga.

Peristiwa kebakaran di Kampung Cisarua ini sekaligus menjadi peringatan bahwa upaya menjaga lingkungan harus berjalan seiring dengan kesadaran terhadap risiko kebakaran. (Burhan)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600