Kab. Tasikmalaya// secondnewsupdate.co.id – Suasana Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Tasikmalaya di Hotel Mandalawangi pecah saat palu sidang diketuk.
Cecep Nurul Yakin resmi kembali menakhodai DPC PPP Kabupaten Tasikmalaya periode 2026–2031. Hasilnya tegas: aklamasi, bulat, tanpa perlawanan.
Sejak pagi, forum Muscab berlangsung hangat namun penuh keseriusan. Kader dari 39 kecamatan hadir dengan satu suara.
Tidak ada tarik-ulur. Tidak ada voting. Semua Pimpinan Anak Cabang (PAC) sepakat: Cecep layak melanjutkan kepemimpinan.
Ketika pimpinan sidang meminta persetujuan forum, jawaban peserta langsung menggema serempak. “Setuju!” Ruang sidang pun riuh oleh takbir dan tepuk tangan.
Cecep berdiri, menyalami kader, lalu menyampaikan rasa syukur di podium.
“Ini amanah besar. Bukan kemenangan pribadi, tapi kemenangan kita semua,” ucap Cecep dengan suara bergetar, Sabtu (18/4/2026).
Formatur Gerak Cepat, Struktur Segera Rampung
Usai penetapan ketua, forum langsung membentuk tim formatur sesuai Peraturan Organisasi PPP.
Tim ini bertugas menyusun komposisi lengkap kepengurusan, termasuk sekretaris dan bendahara.
Struktur formatur terdiri dari tujuh orang: empat utusan PAC, satu dari DPC, satu dari DPW, dan satu dari DPP. Mereka ditargetkan bekerja cepat agar roda organisasi tidak tersendat.
“Tidak boleh lama-lama. Begitu struktur selesai, mesin partai harus langsung jalan,” tegas salah satu peserta Muscab.
Tiga Jurus Cecep: Konsolidasi, Basis Umat, dan Regenerasi
Dalam arahannya, Cecep langsung membeberkan strategi ke depan.
Konsolidasi total hingga tingkat ranting, memastikan seluruh PAC berjalan seirama, sebagai penguatan basis tradisional, dengan merangkul pesantren, kiai, dan tokoh umat.
Regenerasi kader, membuka ruang besar bagi anak muda dan perempuan.
“PPP ini partai warisan ulama. Ruh keislaman harus dijaga, tapi cara kerja harus modern,” tegasnya.
Bidik 2029: Kursi DPRD Wajib Bertambah
Cecep tak menutup target politik ke depan. Ia membidik peningkatan kursi DPRD Kabupaten Tasikmalaya pada Pemilu 2029.
Menurutnya, kekuatan partai tidak diukur dari usia, melainkan dari kontribusi nyata kader di legislatif dan eksekutif.
“Besar partai bukan karena umur, tapi karena kadernya hadir dan bekerja untuk rakyat,” ujarnya.
Menariknya, Muscab kali ini berlangsung relatif tanpa gesekan.
Cecep menilai hal itu berkat komunikasi yang sudah dibangun sejak awal.
“Kalau niatnya lurus, jalannya dimudahkan Allah. Aklamasi ini bukti kader PPP sudah semakin dewasa,” pungkasnya. (Krist)
