Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaInformatikaRagam Daerah

Apel Perdana, Bupati Bandung Tekankan Disiplin ASN hingga Solusi Sampah 1.800 Ton per Hari

108
×

Apel Perdana, Bupati Bandung Tekankan Disiplin ASN hingga Solusi Sampah 1.800 Ton per Hari

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Supriatna (depan) bertindak sebagai pembina upacara dalam apel perdana bulan April di Lapangan Upakarti, Soreang (6/4/26)

Soreang Kab Bandung// secondnewsupdate.co.id – Bupati Bandung, Dadang Supriatna, memimpin apel pagi perdana Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung. 

Kegiatan tersebut digelar di Lapangan Upakarti, Kompleks Pemkab Bandung, Senin (6/4/2026).

Example 300x600

Dalam amanatnya, Dadang Supriatna, yang akrab disapa Kang DS, menyoroti dua isu strategis yang menjadi perhatian serius pemerintah daerah, yakni pengelolaan sampah dan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Ia mengungkapkan, volume sampah di Kabupaten Bandung saat ini mencapai sekitar 1.800 ton per hari. 

Kondisi tersebut, menurutnya, membutuhkan langkah konkret dan kolaboratif dari seluruh elemen, dimulai dari ASN hingga masyarakat luas.

Kang DS pun menginstruksikan seluruh ASN untuk rutin melaksanakan kegiatan bersih-bersih setiap Selasa dan Jumat. 

Ia menegaskan, ASN harus menjadi garda terdepan dalam membangun budaya sadar lingkungan.

Bupati Kabupaten Bandung, HM Dadang Supriatna dalam acara apel memberikan penghargaan kepada ASN

“Pengelolaan sampah harus dimulai dari diri sendiri. Manfaatkan sampah organik menjadi kompos atau pakan maggot untuk kebutuhan peternakan dan pertanian. Sementara sampah anorganik harus dipilah agar bisa didaur ulang,” tegasnya.

Selain itu, ia juga meminta peran aktif Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pendidikan dalam mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, agar terbiasa memilah dan mengolah sampah sejak dini.

Di sektor pendidikan, Kang DS menekankan bahwa pelaksanaan SPMB harus berjalan secara adil, transparan, dan akuntabel. Ia mengingatkan agar tidak ada praktik yang merugikan masyarakat dalam proses penerimaan siswa baru.

Sebagai bentuk komitmen pemerintah, Pemkab Bandung telah menyiapkan program Beasiswa Bedas Calakan sebesar Rp1 juta per siswa bagi pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu. Program ini diharapkan mampu menekan angka putus sekolah.

“Jangan sampai ada anak-anak kita yang tidak melanjutkan pendidikan hanya karena keterbatasan ekonomi. Pemerintah harus hadir memberikan solusi,” ujarnya.

Menutup arahannya, Kang DS mengingatkan seluruh ASN, khususnya yang berkaitan dengan sektor pendidikan, untuk bekerja secara profesional, bertanggung jawab, dan amanah demi kelancaran pelaksanaan SPMB tahun ini. (Apih)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600