Kabupaten Garut//secondnewsupdate.co.id – Aksi balap liar yang meresahkan warga di kawasan Sawah Lega, Jalan Letjen H. Mashudi, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut, berhasil ditertibkan jajaran Polsek Wanaraja Polres Garut, Selasa dini hari (10/2/2026).
Penertiban tersebut dilakukan sebagai respons cepat atas laporan masyarakat yang mengeluhkan maraknya balap liar yang kerap terjadi pada waktu malam hingga dini hari, serta dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Berdasarkan informasi yang diterima, aparat kepolisian lebih dulu melakukan persiapan dan koordinasi internal sebelum bergerak menuju lokasi.
Setibanya di kawasan Sawah Lega, petugas langsung melakukan tindakan penertiban terhadap para pelaku.

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan tujuh orang terduga pelaku balap liar yang diketahui berasal dari wilayah Kabupaten Bandung.
Selain itu, petugas juga menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit mobil Daihatsu Sigra warna abu-abu bernomor polisi D 1773 VZH serta satu unit sepeda motor Honda PCX warna abu-abu tanpa plat nomor.
Seluruh pelaku bersama kendaraan yang diamankan kemudian dibawa ke Mapolsek Wanaraja untuk dilakukan pendataan, pemeriksaan, serta pembinaan sebagai upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.
Kapolsek Wanaraja AKP Abusono, S.H., M.H. menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus menindaklanjuti setiap laporan warga.
“Penertiban ini merupakan bentuk respons cepat kami terhadap keluhan masyarakat. Balap liar tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga sangat berbahaya bagi keselamatan,” ujarnya.

Pasca-penertiban, situasi di kawasan Sawah Lega dilaporkan kembali aman dan kondusif. Ke depan, Polsek Wanaraja berencana meningkatkan patroli rutin di sejumlah titik yang dinilai rawan dijadikan lokasi balap liar.
Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya kalangan remaja dan generasi muda, agar tidak terlibat dalam aksi balap liar karena selain melanggar hukum, juga berisiko tinggi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan melaporkan jika menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban,” pungkas AKP Abusono. (Agung)
















