AgamaBeritaSosial

BAZNAS Kabupaten Bandung Buka Peluang Kolaborasi dengan Lembaga Kemanusiaan Turki, Perluas Gerakan Sedekah Al-Qur’an

117
Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, KH. Yusuf Ali Tantowi, menghadiri kegiatan Wakaf Al-Qur’an bersama International Networking for Humanitarian (INH) dan perwakilan lembaga kemanusiaan dari Turki di Pondok Pesantren Al-Basyariyah 2, Kabupaten Bandung, Minggu (20/9/2026).

Kabupaten Bandung, Jabar | secondnewsupdate.co.id — Upaya memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan Al-Qur’an terus digelorakan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung. 

Salah satunya melalui penguatan jejaring kemanusiaan dan peluang kolaborasi internasional.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, KH. Yusuf Ali Tantowi, menghadiri kegiatan Wakaf Al-Qur’an bersama International Networking for Humanitarian (INH) dan perwakilan lembaga kemanusiaan dari Turki di Pondok Pesantren Al-Basyariyah 2, Kabupaten Bandung, Minggu (20/9/2026).

Kegiatan yang digelar di Aula Pondok Pesantren Al-Basyariyah tersebut diikuti jajaran pimpinan pesantren, para santri, serta perwakilan lembaga kemanusiaan. Selain menjadi momentum silaturahmi, pertemuan tersebut turut membuka peluang kerja sama lintas negara dalam memperkuat pendidikan Al-Qur’an di Kabupaten Bandung.

Yusuf mengapresiasi perhatian dan kepedulian lembaga kemanusiaan dari Turki terhadap pengembangan pendidikan Al-Qur’an di Indonesia.

Menurutnya, gerakan wakaf dan sedekah Al-Qur’an memiliki peran penting dalam membangun generasi yang dekat dengan Al-Qur’an, terutama di tengah masih adanya masyarakat yang menghadapi keterbatasan akses terhadap pendidikan keagamaan.

“BAZNAS Kabupaten Bandung memiliki komitmen kuat dalam pengentasan buta huruf Al-Qur’an. Komitmen tersebut diwujudkan melalui program Dai Pelosok, bantuan bisyaroh bagi ustadz dan ustadzah, peningkatan kapasitas para pengajar Al-Qur’an, serta program Sedekah Al-Qur’an. Kami ingin memastikan bahwa Al-Qur’an dapat dipelajari oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang berada di wilayah pelosok,” ungkap Yusuf.

Tidak Sekadar Wakaf Mushaf

Yusuf juga menegaskan, upaya mengentaskan buta huruf Al-Qur’an tidak cukup hanya dengan menyediakan mushaf.

Menurutnya, ketersediaan Al-Qur’an harus diiringi dengan penguatan kapasitas pengajar, perhatian terhadap kesejahteraan guru ngaji, serta keberlanjutan proses pembelajaran.

Karena itu, sinergi antara lembaga zakat, lembaga kemanusiaan, pesantren, pemerintah, dan masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam memperluas manfaat program pendidikan Al-Qur’an.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung juga berharap komunikasi dengan lembaga kemanusiaan dari Turki dapat berkembang menjadi kerja sama konkret melalui program Sedekah Al-Qur’an.

“Kami berharap silaturahmi ini menjadi pintu pembuka kerja sama antara BAZNAS Kabupaten Bandung dan lembaga kemanusiaan dari Turki. Insya Allah, melalui kolaborasi Sedekah Al-Qur’an, kita dapat memperluas jangkauan pendidikan Al-Qur’an dan bersama-sama mengentaskan buta huruf Al-Qur’an di Kabupaten Bandung,” ujarnya.

Ajak Masyarakat Perkuat Gerakan ZIS

Lebih jauh, Yusuf mengajak masyarakat, aparatur pemerintah, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama memperkuat gerakan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui BAZNAS Kabupaten Bandung.

Ia menilai partisipasi masyarakat dalam menunaikan ZIS merupakan salah satu kekuatan untuk menopang berbagai program pemberdayaan umat, termasuk penguatan pendidikan keagamaan dan peningkatan kesejahteraan para guru ngaji.

“Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Bandung. Setiap kebaikan yang kita titipkan, insya Allah, menjadi jalan untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Melalui ZIS, kita bersama-sama memuliakan para guru ngaji, membantu masyarakat yang membutuhkan, dan menghadirkan cahaya Al-Qur’an hingga ke pelosok Kabupaten Bandung,” ajaknya.

Kegiatan Wakaf Al-Qur’an bersama INH dan perwakilan lembaga kemanusiaan dari Turki tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperluas jejaring kemitraan sekaligus memperkuat gerakan zakat, infak, dan sedekah dalam mendukung pendidikan keagamaan.

BAZNAS Kabupaten Bandung pun optimistis kolaborasi lintas lembaga dapat menghadirkan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat, sekaligus memperkuat ikhtiar membangun generasi yang religius, berdaya, dan semakin dekat dengan Al-Qur’an.

BAZNAS Kabupaten Bandung: Bersama Umat, Menguatkan Pendidikan Al-Qur’an dan Menebar Manfaat hingga ke Pelosok. (Apih)

Exit mobile version