Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaBudayaRagam DaerahSosial

Baznas Kabupaten Bandung Gelar Baznas Award 2025, Kang DS: Zakat Harus Jadi Instrumen Pengentasan Kemiskinan

225
×

Baznas Kabupaten Bandung Gelar Baznas Award 2025, Kang DS: Zakat Harus Jadi Instrumen Pengentasan Kemiskinan

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Supriatna serahkan bantuan modal usaha kepada salah satu laku UMKM di Soreang, Selasa (23/12/25)

SNU//Kabupaten Bandung – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bandung menggelar Baznas Award 2025 sebagai bentuk apresiasi kepada para pembayar zakat, infak, dan sedekah (ZIS), baik individu maupun lembaga di wilayah Kabupaten Bandung. Acara digelar di Gedong Budaya Soreang, Selasa (23/12/2025).

Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan apresiasi kepada Baznas Kabupaten Bandung atas konsistensi dan komitmennya dalam mengelola zakat secara amanah, profesional, dan berdampak bagi masyarakat.

Example 300x600

“Saya berharap Baznas Award ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi bentuk pengakuan moral dan sosial atas kerja nyata para penggerak zakat, baik individu, lembaga, pemerintah, dunia usaha, maupun UPZ yang telah berkontribusi dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung,” ujar Bupati yang akrab disapa Kang DS.

UPZ Jadi Ujung Tombak Penguatan Ekonomi Umat

Kang DS juga secara khusus mengapresiasi peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) hingga tingkat desa yang dinilai mampu menjangkau umat di akar rumput.

Menurutnya, zakat tidak hanya menjadi kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen strategis pengentasan kemiskinan, penguatan ekonomi umat, serta peningkatan kesejahteraan yang inklusif.

Bupati Bandung Dadang Supriatna foto bersama sambil menyampaikan apresiasi kepada Baznas Kabupaten Bandung atas konsistensi dan komitmennya dalam mengelola zakat secara amanah, profesional, dan berdampak bagi masyarakat.

“Zakat jika dikelola dengan baik memiliki daya ungkit luar biasa. Zakat mampu menyentuh kelompok rentan, membuka akses pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga memperkuat ketahanan sosial,” jelasnya.

Ia berharap ke depan Baznas dapat menyiapkan alokasi anggaran lebih besar untuk program pemberdayaan ekonomi masyarakat sebagai dukungan pembangunan daerah.

Kepada para penerima penghargaan Baznas Award 2025, Kang DS menyampaikan terima kasih atas kontribusi mereka melalui zakat, infak, dan sedekah.

“Terima kasih kepada para aghniya, semoga menjadi amal ibadah dan terus menginspirasi semakin banyak pihak untuk terlibat dalam gerakan zakat,” tuturnya.

Penguatan Kepercayaan Publik

Bupati berharap Baznas Award semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat serta memperluas partisipasi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Bandung KH Yusuf Ali Tantowi mengatakan bahwa Baznas Award 2025 merupakan yang pertama kali digelar oleh Pengurus Baznas Kabupaten Bandung periode 2023–2028.

“Alhamdulillah kami dapat menggelar Baznas Award berkat kerja sama Pemkab Bandung, UPZ, ormas Islam, serta para amil Baznas,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Baznas Award merupakan bentuk pengakuan moral dan sosial atas kontribusi para penggerak zakat yang telah mendukung penguatan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, pengumpulan zakat Baznas Kabupaten Bandung terus mengalami peningkatan, meski masih jauh dari potensi yang ada.

Pada kesempatan tersebut, Baznas Kabupaten Bandung juga memberikan penghargaan khusus kepada Bupati Dadang Supriatna sebagai Kepala Daerah Pendukung Zakat.

Penerima penghargaan lainnya antara lain Kapolresta Bandung, Dandim 0624, Komandan Lanud Sulaiman, Ketua DPRD, Kejari, PN Bale Bandung, Sekda, UPZ OPD terbaik, camat terbaik, kepala desa pendorong ZIS, penerima ZIS berdaya, serta sejumlah lembaga dan pelaku usaha seperti Teh Rizka (Yayasan Brader), Koperasi Lumbung Indonesia, PT Noera By Reisya, PT Astha Printing, PT Marizk Mahkota Rizki, dan Yayasan Boga Sukses Berkah. (Apih)

banner
Example 120x600