Bandung//secondnewsupdate.co.id– Building Engineer Association (BEA) Provinsi Jawa Barat kembali menegaskan perannya sebagai motor penggerak dunia teknik dengan menggelar agenda tahunan Gathering BEA Jawa Barat 2026 bertemakan Water Technology Management.
Kegiatan ini akan difokuskan pada inovasi dan pengelolaan limbah cair di sektor industri.
Event bergengsi tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 17 Januari 2026, bertempat di Grand Ballroom Sudirman, Bandung, mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.
Sedikitnya lebih dari 80 perusahaan nasional akan ambil bagian sebagai vendor, dengan total partisipasi sekitar 600 engineer dan anggota aktif BEA Jawa Barat.
Gathering ini menjadi wadah strategis bagi para profesional teknik untuk bertukar gagasan, memperluas jejaring, sekaligus memperkenalkan teknologi terbaru di bidang pengelolaan air dan lingkungan industri.
Beragam produk unggulan serta solusi teknologi terkini akan dipresentasikan langsung oleh para vendor kepada peserta.
Pemilihan lokasi Grand Ballroom Sudirman dinilai sebagai langkah BEA Jawa Barat dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan acara.
Sebelumnya, event serupa telah sukses digelar Gathering BEA Jabar Pertama di Hotel Sangkuriang dan Gathering BEA Jabar ke Dua di Politeknik Negeri Bandung (Polban).

Ketua Umum BEA Jawa Barat, Asep Suherman, menegaskan bahwa asosiasi yang dipimpinnya berkomitmen untuk terus berkontribusi nyata bagi kemajuan dunia engineering, khususnya di Jawa Barat.
“BEA JABAR selalu berupaya menjadi bagian penting dalam pengembangan dunia teknik. Keberadaan asosiasi ini harus memberikan asas manfaat yang nyata, baik bagi engineer, industri, maupun mendukung program pemerintah di bidang teknik dan lingkungan,” ujar Asep, Minggu (11/1/2026).
Asep menambahkan, BEA Jawa Barat merupakan asosiasi berbadan hukum dengan visi sebagai organisasi nonprofit yang berfokus pada peningkatan daya saing global para anggotanya.
Menurutnya, hubungan dengan vendor juga menjadi salah satu pilar utama kekuatan asosiasi.
“Bagi BEA JABAR, vendor adalah mitra strategis. Kami berkomitmen membangun kolaborasi yang saling menguntungkan agar vendor dapat berkembang dan berhasil bersama asosiasi,” katanya.

Tak hanya diperuntukkan bagi anggota, kegiatan ini juga terbuka untuk engineer non-anggota yang ingin memperluas wawasan, meningkatkan kompetensi, serta membangun jejaring profesional lintas sektor.
Saat ini, BEA Jawa Barat tercatat memiliki hampir 600 anggota aktif yang berasal dari berbagai bidang industri dan teknik.
Rencananya, Gathering BEA Jawa Barat 2026 yang mengusung tema Water Technology Management (Manajemen Teknologi Air) ini juga akan dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap penguatan inovasi teknologi dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan. (Bagdja)















