Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
EkonomiLingkungan HidupPropagandaRagam DaerahTeknologi

BEA Jawa Barat Konsolidasikan 600 Engineer dalam Gathering ke-3 Bertema Water Technology Management

3902
×

BEA Jawa Barat Konsolidasikan 600 Engineer dalam Gathering ke-3 Bertema Water Technology Management

Sebarkan artikel ini
Dalam acara Gathering Building Engineering Asociation (BEA) Provinsi Jawa Barat, Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Jawa Barat, Ahmad Haidar selaku Kepala Bidang Perumahan yang mewakili Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, berhalangan hadir mengapresiasi BEA Jawa Barat untuk Ketua BEA Jawa Barat akan dijadikan narasumber dalam acara pembangunan Provinsi Jawa Barat

Bandung//secondnewsupdate.co.id –Building Engineering Association (BEA) Jawa Barat kembali menegaskan eksistensinya sebagai wadah strategis para engineer melalui penyelenggaraan Gathering BEA Jawa Barat ke-3. Kegiatan ini digelar di Sudirman Grand Ballroom, Jalan Jenderal Sudirman No. 620, Kota Bandung,  berlangsung sejak pagi hingga malam hari. Sabtu (17/1/2026).

Mengusung tema “Water Technology Management”, gathering ini menjadi ruang konsolidasi sekaligus penguatan jejaring antara engineer, vendor, dan pemangku kepentingan di sektor pengelolaan gedung dan lingkungan. 

Example 300x600

Acara tersebut dihadiri perwakilan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Jawa Barat, Ahmad Haidar selaku Kepala Bidang Perumahan yang mewakili Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, berhalangan hadir, jajaran pengurus pusat dan wilayah BEA, serta ratusan peserta dari berbagai daerah.

Tercatat, sekitar 600 member BEA dan lebih dari 80 vendor turut ambil bagian, termasuk pengurus dan anggota BPC BEA dari Bogor, BPC BEA Sukabumi dan BPC BEA Cirebon, dan sejumlah wilayah lainnya. 

Kehadiran lintas sektor ini menegaskan posisi BEA Jawa Barat sebagai salah satu wilayah paling aktif dalam pengembangan komunitas engineer di Indonesia.

Ketua BPW BEA Jawa Barat, Asep Suherman, menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan gathering tahun ini. 

Ketua BPW BEA Jawa Barat Asep Suherman, bahwa Pertumbuhan jumlah vendor dari tahun ke tahun bukan sekadar angka, tetapi cerminan kepercayaan. Ini menunjukkan bahwa BEA Jawa Barat dipercaya sebagai mitra strategis oleh para vendor

Menurutnya, penyelenggaraan Gathering ke-3 menunjukkan progres signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Pertumbuhan jumlah vendor dari tahun ke tahun bukan sekadar angka, tetapi cerminan kepercayaan. Ini menunjukkan bahwa BEA Jawa Barat dipercaya sebagai mitra strategis oleh para vendor,” ujar Asep.

Ia menjelaskan, peningkatan partisipasi vendor dari 55 pada gathering perdana, menjadi 65 di tahun kedua, hingga lebih dari 80 vendor pada tahun ini, menandakan kuatnya kepercayaan terhadap visi dan misi BEA Jawa Barat. 

Di tengah tantangan ekonomi, BEA justru dinilai mampu membuka peluang bisnis yang sehat dan berkelanjutan.

Asep menegaskan, BEA bukan organisasi yang berorientasi bisnis, namun berperan sebagai jembatan yang membuka akses kolaborasi bagi para vendor dan engineer. 

Saat ini, jumlah anggota BEA Jawa Barat telah mencapai sekitar 600 engineer, dan ke depan pihaknya berencana memperluas pembentukan cabang di daerah potensial seperti Tasikmalaya dan lainnya.

“Harapannya, BEA bisa semakin berkontribusi dalam pembangunan Jawa Barat, termasuk menjadi mitra strategis pemerintah, khususnya dalam memastikan kualitas dan keberlanjutan pengelolaan bangunan,” katanya.

Dalam konteks tema Water Technology Management, Asep menekankan pentingnya kesamaan persepsi di kalangan engineer terkait pengelolaan air limbah. 

Ia menyebut masih banyak perbedaan pemahaman di lapangan, sehingga diperlukan edukasi berkelanjutan yang berlandaskan regulasi pemerintah terbaru.

“Engineer harus berpegang pada regulasi, khususnya Permen Lingkungan Hidup Nomor 11 Tahun 2025, yang memperbarui dan merinci ketentuan sebelumnya. Dengan memahami aturan ini, pengelolaan air limbah akan lebih aman dan bertanggung jawab,” jelasnya.

BEA Jawa Barat, lanjut Asep, siap berperan sebagai technical advisor bagi pengelola gedung dan pemerintah daerah, sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan lingkungan di Jawa Barat.

Sementara itu, Ketua Umum BPP BEA Indonesia, Amin Puji Riyanto, ST, mengapresiasi penyelenggaraan Gathering BEA Jawa Barat yang dinilainya berjalan sukses dan inspiratif.

Ketua Umum BPP BEA Indonesia, Amin Puji Riyanto, ST, mengapresiasi penyelenggaraan Gathering BEA Jawa Barat yang dinilainya berjalan sukses dan inspiratif

Ia menilai capaian BEA Jawa Barat melampaui ekspektasi, khususnya dari sisi jumlah vendor dan partisipasi anggota.

“Jumlah vendor yang terlibat sangat luar biasa. Bahkan di tingkat pusat pun jarang mencapai angka seperti ini. Ini menunjukkan kekuatan dan soliditas BEA Jawa Barat,” ujar Amin.

Amin berharap, konsistensi BEA Jawa Barat dapat terus dijaga, terutama dalam meningkatkan kompetensi dan sertifikasi engineer di seluruh wilayah. 

Menurutnya, pemerataan kualitas sumber daya manusia di bidang engineering akan berdampak langsung pada kualitas pengelolaan gedung dan infrastruktur.

“BEA Jawa Barat menunjukkan perkembangan yang sangat pesat sejak awal pembentukannya. Ini menjadi contoh baik bagi wilayah lain, bahwa organisasi profesi bisa tumbuh kuat jika dikelola dengan visi yang jelas dan kolaboratif,” pungkasnya. (Bagdja)

Example 120x600