Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaRagam Daerah

Bertemu Persagi dan BGN, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Maaf dan Sepakat Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

81
×

Bertemu Persagi dan BGN, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Maaf dan Sepakat Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

Sebarkan artikel ini
Anggota DPR RI dan Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Cucun Ahmad Syamsurijal menyampaikan permohonan maaf usai video dirinya viral terkait pernyataannya mengenai profesi ahli gizi dalam acara sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bandung beberapa waktu lalu.

SNU//Kabupaten Bandung – Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Cucun Ahmad Syamsurijal menyampaikan permohonan maaf usai video dirinya viral terkait pernyataannya mengenai profesi ahli gizi dalam acara sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bandung beberapa waktu lalu.

Permintaan maaf dan klarifikasinya disampaikan melalui video resmi yang beredar di sejumlah media serta akun pribadinya, Cucun Centre. Dalam video tersebut, Cucun menegaskan bahwa ia tidak berniat merendahkan profesi ahli gizi.

Example 300x600

“Beberapa hari lalu pada saat acara dengan Badan Gizi Nasional di Bandung ada pernyataan saya yang menjadikan perdebatan. Dalam kesempatan ini saya ingin menyampaikan permohonan maaf agar semua menjadi terang dan jelas,” ujarnya. Rabu (19/11/2025).

Cucun, yang kini menjabat Wakil Ketua DPR RI, menjelaskan bahwa konteks ucapannya berbeda dari apa yang dipersepsikan publik. Ia menegaskan peran vital ahli gizi dalam pelaksanaan program MBG, terutama untuk menciptakan generasi emas Indonesia yang sehat dan berdaya saing.

Cucun juga mengungkapkan bahwa dirinya telah bertemu Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) dan Badan Gizi Nasional (BGN) di ruang pimpinan DPR RI.

“Hari ini saya bersama Persagi dan BGN bertemu dan menyepakati penguatan program MBG lewat kerja sama antara keduanya,” jelasnya.

Melalui kerja sama tersebut, para sarjana ahli gizi dan lulusan vokasi gizi akan dikonsolidasikan oleh Persagi dan BGN untuk memperkuat layanan gizi di lapangan.

“Kami sepakat untuk terus melakukan perbaikan agar program MBG ini benar-benar bermanfaat bagi masa depan anak-anak Indonesia,” tegasnya.

Dalam klarifikasinya, Cucun membantah anggapan bahwa dirinya ingin menghilangkan nomenklatur “ahli gizi”. Ia menyebut pernyataannya dalam video viral merupakan respons atas usulan salah satu peserta forum.

Menurut Cucun, justru penghapusan nomenklatur ahli gizi dapat membuka peluang bagi pihak yang tidak memiliki kompetensi untuk masuk ke ruang profesi tersebut. Hal ini dinilai berpotensi menurunkan kualitas layanan gizi dan pengawasan pangan bergizi.

“Secara prinsip, jika nomenklatur tersebut dihilangkan, hal ini membuka peluang bagi pihak yang bukan ahli gizi untuk masuk ke ruang profesi itu,” tulisnya.

Ia juga menegaskan bahwa wacana perubahan istilah seperti Quality Control atau Pengawas Makanan Bergizi masih sebatas wacana dan belum tentu diterapk

Di akhir pernyataannya, Cucun kembali menyampaikan permohonan maaf dan berterima kasih atas kritik masyarakat terkait polemik tersebut.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan masukan. Setiap aspirasi sangat berarti bagi penguatan program Presiden Prabowo,” ujarnya.

Cucun berharap penguatan kerja sama antara Persagi dan BGN dapat meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia, terutama melalui edukasi gizi sejak dini. (Apih)

banner
Example 120x600