Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
HukumKriminal

BNN Kota Tasikmalaya Perkuat Pencegahan Narkoba, Ribuan Pelajar dan Masyarakat Terjangkau Program P4GN

119
×

BNN Kota Tasikmalaya Perkuat Pencegahan Narkoba, Ribuan Pelajar dan Masyarakat Terjangkau Program P4GN

Sebarkan artikel ini
Kepala BNN Kota Tasikmalaya AKBP Hery Sudrajat memaparkan capaian kinerja BNN Kota Tasikmalaya tahun 2025, Rabu(24/12/2025). (Foto:Krist)

SNU//Kota Tasikmalaya – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tasikmalaya terus memperkuat komitmennya dalam membentengi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba melalui penguatan program pencegahan berbasis wilayah dan pendidikan.

Sepanjang tahun 2025, program Anak Muda Anti Narkoba (Ananda) Bersinar menjadi salah satu fokus utama dengan menjangkau 1.987 pelajar di 35 sekolah di Kecamatan Mangkubumi.

Example 300x600

Hal tersebut disampaikan Kepala BNN Kota Tasikmalaya, AKBP Hery Sudrajat, saat memaparkan capaian kinerja BNN Kota Tasikmalaya tahun 2025 di hadapan awak media, Rabu (24/12/2025).

Ia menegaskan, generasi muda harus mendapatkan perlindungan sejak dini dari ancaman narkoba.

“Anak-anak dan remaja adalah benteng utama menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, mereka harus kita bentengi sejak dini agar tidak terpapar narkoba,” ujarnya.

Penguatan Program Pencegahan

AKBP Hery menjelaskan, BNN Kota Tasikmalaya mengawali tahun 2025 dengan menggelar Forum Komunikasi P4GN sebagai langkah penyamaan persepsi dan penyusunan strategi bersama.

Pada September 2025, seluruh anggota forum telah melaksanakan program P4GN di lingkup masing-masing.

Pada bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M), tercatat 2.273 orang menerima informasi P4GN melalui berbagai sosialisasi.

Program Kelurahan Bersinar juga dilaksanakan di Kelurahan Mangkubumi dengan membentuk 50 relawan masyarakat dan 70 pegiat anti narkoba dari unsur masyarakat dan pendidikan.

BNN Kota Tasikmalaya juga melakukan tes urine terhadap 354 orang, yang terdiri dari aparatur pemerintah dan masyarakat.

Hasil survei menunjukkan:

Indeks Kemandirian Partisipasi (IKP): 3,70 (kategori sangat mandiri)

Indeks Ketahanan Diri Anak dan Remaja (Dektari): 57,9 (kategori sangat tinggi)

Indeks Kota Tanggap Ancaman Narkoba (Ikotan): 2,84 (kategori sangat tanggap)

Selain itu, BNN aktif melakukan kampanye anti narkoba pada Car Free Day serta menggelar roadshow P4GN ke 10 pondok pesantren, menjangkau 1.124 santri dan melibatkan 419 guru ngaji di sembilan kecamatan.

“Santri merupakan salah satu benteng ketahanan yang perlu diberikan perhatian khusus melalui sosialisasi di pesantren,” tegasnya.

Di bidang rehabilitasi, BNN Kota Tasikmalaya melampaui target dengan memberikan layanan rawat jalan kepada 21 klien dari target 20 orang, serta membantu 40 warga menjalani rehabilitasi di Lapas Kelas IIB Tasikmalaya.

Nilai Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap layanan rehabilitasi mencapai 3,61 dengan kategori sangat baik.

Pada unit pemberantasan, BNN Kota Tasikmalaya berhasil mengamankan 2,12 kilogram ganja kering yang dikirim dari Medan melalui jasa ekspedisi. Barang bukti tersebut telah dilimpahkan ke BNN Provinsi Jawa Barat untuk dimusnahkan.

BNN juga menindak peredaran obat keras di wilayah Gunung Kalong dan mengamankan seorang pelaku beserta ribuan pil serta uang hasil penjualan.

AKBP Hery mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi memerangi narkoba.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat dan media untuk terus berkolaborasi menjaga Kota dan Kabupaten Tasikmalaya dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” pungkasnya. (Krist)

banner
Example 120x600