Tasikmalaya//secondnewsupdate.co.id – Seorang bocah laki-laki bernama Muhammad Zaidan Al Fatih (6) dilaporkan hilang dan diduga terbawa arus sungai saat menemani ibunya melakukan verifikasi data BPJS Kesehatan di Kantor Kelurahan Tugujaya, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, pada Jumat (2/1/2026) sore sekitar pukul 17.30 WIB.
Korban datang ke kantor kelurahan bersama ibunya, Deli Delia (38), dan kakaknya untuk mengurus verifikasi data bantuan. Keluarga diketahui telah pindah domisili ke wilayah Tamanjaya, Kecamatan Tamansari, sejak tiga tahun lalu, namun data kependudukan korban belum dipindahkan karena dikhawatirkan hilang.
Saat proses verifikasi berlangsung, kedua anak korban sempat meminta izin membeli jajan ke warung yang berada di sekitar kantor kelurahan. Kakak korban kembali lebih dulu ke kantor, sementara korban tidak kunjung menyusul.
“Saya sama adik ke warung buat jajan. Tapi pas saya balik ke kelurahan, adik sudah tidak ada. Saya tidak melihat lagi adik saya di jalan,” ujar Jenisa (18), kakak korban.
Jenisa mengaku sempat menanyakan keberadaan adiknya kepada sejumlah warga yang berada di sekitar warung, termasuk dua pria yang berpapasan, namun tidak seorang pun melihat korban.
Sementara itu, ibu korban menduga anaknya terpeleset atau bermain di sekitar saluran air yang berada tidak jauh dari lokasi kelurahan.
“Anak saya ke warung bareng kakaknya. Katanya dia mau balik dulu, tapi pas dicari tidak ada. Kondisi selokan dekat kelurahan memang sedang besar karena hujan,” kata Deli.
Mengetahui anaknya hilang, pihak keluarga langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cihideung Polresta Tasikmalaya. Polisi kemudian berkoordinasi dengan BPBD Kota Tasikmalaya untuk melakukan pencarian.
Kapolsek Cihideung, Kompol Rusdiyanto, membenarkan adanya laporan anak hilang yang diduga terbawa arus Sungai Cibarengbeg.
“Kami menerima laporan sekitar pukul 18.10 WIB. Anggota langsung melakukan pengecekan ke lokasi dan malam itu juga dilakukan pencarian bersama BPBD dan warga, namun belum membuahkan hasil,” ujarnya.
Pencarian kembali dilanjutkan oleh Tim SAR gabungan dengan melakukan penyisiran sepanjang aliran sungai, termasuk memperluas area pencarian ke wilayah Tawang. pada Sabtu (3/1/2026).
“Penyisiran diperluas karena saluran air saling terhubung dan sempat meluap akibat hujan deras,” ungkap Kapolsek.
Karena tidak ada saksi mata yang melihat secara langsung kejadian tersebut, korban hingga kini dinyatakan hilang.
Ciri-ciri Korban:
Nama: Muhammad Zaidan Al Fatih
Usia: 6 tahun
Pakaian terakhir: Baju lengan panjang (sweater) warna biru dongker hitam beraksen biru
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang menemukan atau mengetahui keberadaan korban agar segera melapor kepada aparat setempat. (Krist)















