BeritaKesehatanRagam DaerahTeknologi

Bupati Bandung Groundbreaking RSUD Bedas Keenam di Cimenyan, Target Rampung Bertahap hingga 2029

112
Bupati Bandung, Dadang Supriatna, (Kiri) melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan RSUD Bedas Cimenyan, Rabu (10/6/2026)., Dalam sambutan nya Dadang Supriatna menekankan pentingnya kualitas konstruksi bangunan mengingat lokasi rumah sakit berada di kawasan perbukitan dengan karakteristik kontur tanah yang memerlukan perhatian khusus.

Kab Bandung/ secondnewsupdate.co.id – Bupati Bandung, Dadang Supriatna, melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan RSUD Bedas Cimenyan, Rabu (10/6/2026).

Rumah sakit yang berlokasi di Jalan Arcamanik RT 06 RW 01, Desa Mekarmanik, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung tersebut menjadi RSUD Bedas keenam yang dibangun selama masa kepemimpinannya.

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa KDS menekankan pentingnya kualitas konstruksi bangunan mengingat lokasi rumah sakit berada di kawasan perbukitan dengan karakteristik kontur tanah yang memerlukan perhatian khusus.

“Kualitas penting bagi saya. Kepada pelaksana bangunan saya titip, jangan asal membangun tanpa memperhitungkan konstruksi. Jadi bukan kecepatan saja, tapi kualitas juga harus diperhatikan,” tegas KDS.

Ia meminta seluruh pihak yang terlibat untuk mengantisipasi berbagai potensi risiko, termasuk gempa bumi dan longsor, dengan memperhatikan kemiringan lahan serta aspek teknis lainnya.

“Harus diantisipasi kalau ada gempa atau longsor dengan melihat kemiringan lahan dan aspek teknis lainnya sehingga tidak terjadi hal yang tidak diharapkan,” ujarnya.

KDS juga mengingatkan agar setiap perubahan yang mungkin terjadi selama proses pembangunan tetap mengacu pada hasil kajian teknis dan didukung administrasi yang jelas.

Menurutnya, pembangunan RSUD Bedas Cimenyan merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.

Sebelumnya, Pemkab Bandung telah membangun RSUD Bedas di Kertasari, Cimaung, Arjasari, Tegalluar, dan Pacira yang melayani wilayah Pasirjambu, Ciwidey, serta Rancabali.

Meski telah menambah sejumlah fasilitas kesehatan, kebutuhan layanan kesehatan di Kabupaten Bandung masih cukup tinggi.

Berdasarkan perhitungan pemerintah daerah, Kabupaten Bandung masih kekurangan sekitar 1.100 tempat tidur rawat inap dari total 2.800 tempat tidur yang tersedia saat ini.

“Walaupun kita membangun lagi, kita masih kekurangan sekitar 1.100 tempat tidur rawat inap. Karena kesehatan merupakan hak dasar masyarakat, maka saya lebih fokus kepada kesehatan,” katanya.

Ia berharap pembangunan RSUD Bedas Cimenyan berjalan lancar sehingga pelayanan kesehatan dapat segera dirasakan masyarakat. KDS juga meminta dukungan warga dan pemerintah desa untuk mengawal proses pembangunan hingga selesai.

Secara keseluruhan, kebutuhan anggaran pembangunan RSUD Bedas Cimenyan diperkirakan mencapai Rp100 miliar dengan skema multiyears. 

Pada tahap awal tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Bandung mengalokasikan anggaran sebesar Rp18,9 miliar untuk pembangunan infrastruktur dasar.

“Total kebutuhan sekitar Rp100 miliar. Tapi sekarang baru Rp18,9 miliar karena ada infrastruktur yang harus dibangun dulu. Nanti akan bertahap dan dikaji lagi. Saya ingin maksimal tahun 2029 selesai seluruhnya, termasuk penyempurnaan lima RSUD lainnya,” ujar KDS.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Bandung, Zeis Zultaqawa, menjelaskan bahwa RSUD Bedas Cimenyan dibangun di atas lahan seluas satu hektare oleh PT Java Adi Cipta dengan nilai kontrak Rp18,9 miliar.

Rumah sakit tipe D tersebut akan memiliki gedung dua lantai yang dilengkapi fasilitas Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruang rawat inap, serta layanan rawat jalan sebagai tahap awal pengembangan.

“Keberadaan RSUD Cimenyan ini untuk menghapus stigma selama ini bahwa Cimenyan jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Bandung dan jauh dari rumah sakit. Kini pelayanan kesehatan hadir lebih dekat untuk masyarakat Cimenyan dan wilayah sekitarnya,” kata Zeis.

Pembangunan RSUD Bedas Cimenyan menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bandung memperluas akses layanan kesehatan sekaligus memperkuat jaringan rumah sakit daerah di berbagai wilayah Kabupaten Bandung. (Apih)

Exit mobile version