SNU//Kabupaten Bandung – Bupati Bandung Dadang Supriatna melantik Pengurus dan Pengawas Koperasi Konsumen KORPRI BEDAS sekaligus meresmikan Pujasera KORPRI dan Kantor Koperasi Konsumen KORPRI BEDAS di Gedung KORPRI Komplek Pemerintah Kabupaten Bandung.
Dalam arahannya, Bupati yang akrab disapa Kang DS ini menegaskan bahwa pelantikan tersebut menjadi tonggak penting dalam penguatan kelembagaan koperasi di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Ia meminta para pengurus dan pengawas yang dilantik untuk menjalankan tugas secara profesional, transparan, serta berintegritas.
“Pengurus dan pengawas harus bekerja secara amanah, aktif, dan profesional. Koperasi ini dibangun dari, oleh, dan untuk anggota, sehingga pengelolaannya harus benar-benar memberikan manfaat nyata bagi seluruh ASN,” tegas Kang DS.
Kang DS menjelaskan, kehadiran koperasi dan pujasera ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kemandirian ekonomi ASN sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.
“Koperasi adalah salah satu wadah usaha strategis bagi ASN. Saya mendorong ASN untuk mulai mengembangkan usaha produktif, salah satunya melalui koperasi. Koperasi Konsumen KORPRI BEDAS lahir dari keinginan bersama seluruh ASN Kabupaten Bandung, sehingga harus dikelola secara amanah, aktif, dan profesional,” ujarnya.
Pada tahap awal, telah dibangun enam tenant pujasera yang ke depan diharapkan berkembang menjadi pusat kuliner di lingkungan Pemkab Bandung.
Selain itu, koperasi juga menghadirkan gerai sembako sebagai pusat distribusi kebutuhan pokok anggota sekaligus diproyeksikan mendukung penyediaan kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kang DS juga memastikan dukungan penuh dari sisi pemasaran terhadap hasil produksi koperasi.
Ia mengapresiasi inisiatif Ketua KORPRI Kabupaten Bandung yang telah menggulirkan program sembako gratis bagi anggota KORPRI golongan I dan II serta pemberian voucher belanja di Gerai Koperasi Konsumen KORPRI BEDAS.
“Ini adalah tahap awal pengembangan usaha KORPRI. Ke depan, saya berharap koperasi ini tumbuh menjadi pusat ekonomi anggota yang kuat dan berkelanjutan,” pungkasnya. (Apih)















