Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaRagam Daerah

Bupati Bandung Launching Aplikasi “Sipakades” untuk Percepat Pengelolaan Keuangan Desa

224
×

Bupati Bandung Launching Aplikasi “Sipakades” untuk Percepat Pengelolaan Keuangan Desa

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Supriatna (tengah) berfoto bersama para Kepala Desa se Kabupaten Bandung di Sutan Raja Hotel, Rabu (26/11/25)

SNU//Kab. Bandung — Bupati Bandung Dadang Supriatna secara resmi melaunching aplikasi Sipakades (Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Desa) dan e-Siltap Non-Tunai pada acara yang digelar di Hotel Sutan Raja Soreang, Rabu (26/11/2025).

Peluncuran aplikasi ini merupakan langkah pemerintah daerah untuk mempercepat digitalisasi pengelolaan keuangan desa.

Example 300x600

Acara tersebut dirangkaikan dengan Pembukaan Pelatihan Siskeudes dan Sipakades, serta Musyawarah Daerah Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Bandung Tahun 2025.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Erwin Rinaldi, Kepala Inspektorat Daerah Marlan Nirsyamsu, Kepala BKAD Yana Rosmiana, Kepala DPMD Supardian, dan Kepala Diskominfo Teguh Purwayadi.

Launching Sipakades dan e-Siltap Non-Tunai juga disaksikan para camat, ratusan kepala desa, sekretaris desa, perangkat desa, serta anggota BPD yang hadir langsung maupun mengikuti melalui zoom meeting dari kantor desa masing-masing.

Dalam keterangannya, Bupati yang akrab disapa Kang DS menjelaskan bahwa Sipakades merupakan aplikasi khusus Kabupaten Bandung yang berfungsi memperkuat sistem pengelolaan keuangan desa.

Aplikasi ini menjadi pelengkap dari sistem nasional Siskeudes.

“Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan sosialisasi Sipakades. Ini aplikasi khusus untuk Kabupaten Bandung. Di pemerintah pusat ada Siskeudes, tetapi di Kabupaten Bandung kita menambahkan Sipakades,” ujar Kang DS.

Bupati Bandung menegaskan bahwa mulai Januari 2026, seluruh pembayaran siltap, gaji, dan insentif bagi RT dan RW akan dilakukan setiap tanggal 1 setiap bulan secara non-tunai.

“Transfer keuangannya variatif, ada yang melalui BPR dan ada yang lewat Bank BJB. Intinya semua akan ditransfer non-tunai sebagai bentuk peningkatan kedisiplinan,” tegasnya. (Apih)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600