SNU//Kabupaten Bandung – Bupati Bandung Dadang Supriatna melantik 309 kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Bandung. Pelantikan dilaksanakan di Gedung Moch. Toha, Komplek Pemda Soreang, Jumat (28/11/2025).
Bupati yang akrab disapa Kang DS ini menuturkan bahwa percepatan pelantikan dilakukan karena banyak sekolah mengalami kekosongan kepala sekolah, yang dikhawatirkan dapat mengganggu proses belajar mengajar.
“Kami mempercepat pelantikan karena banyak sekolah yang mengalami kekosongan kepala sekolah. Jangan sampai kegiatan pembelajaran terganggu,” kata Kang DS.
Pemkab Bandung sebelumnya mengusulkan hampir 500 calon kepala sekolah kepada Kementerian PAN-RB, BKN, dan Kemendagri.
Namun, baru 309 orang yang mendapat persetujuan dan dapat dilantik, sementara sisanya masih menunggu penyelesaian administrasi di tingkat kementerian.
Dalam arahannya, Bupati Dadang menegaskan pentingnya keteladanan dan kedisiplinan bagi para kepala sekolah. Ia meminta para kepala sekolah untuk hadir di sekolah pukul 06.30 WIB, sekaligus menjadi contoh bagi para guru.
“Saya ingin kepala sekolah memberi contoh. Jam setengah tujuh sudah ada di sekolah. Guru juga begitu. Biasakan ada salam dan interaksi, supaya terbangun kekompakan,” ujarnya.
Menurutnya, keteladanan sikap akan memberi pengaruh besar bagi siswa dalam proses belajar dan pembentukan karakter.
Kang DS juga meminta para kepala sekolah aktif menyukseskan berbagai program pendidikan, terutama Program MBG (Masagi Bandung Gemilang). Ia menekankan pentingnya komunikasi antara kepala sekolah, pengawas, SPBG, serta pihak terkait agar setiap program berjalan tanpa ada siswa yang tertinggal.
“Jangan sampai ada siswa yang tertinggal program. Informasi harus sampai,” tegasnya.
Ia menambahkan, calon kepala sekolah yang belum dilantik akan menunggu rekomendasi teknis dari BKN dan dijadwalkan pada gelombang berikutnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Asep Kusumah, mengatakan bahwa pelantikan ini merupakan langkah strategis untuk mengisi banyaknya posisi kepala sekolah yang selama ini kosong.
“Alhamdulillah, Pak Bupati telah melantik 309 kepala sekolah. Ini kebijakan strategis karena banyak posisi yang kosong dan harus segera terisi,” ujar Asep.
Ia menjelaskan bahwa beberapa formasi masih menunggu persetujuan teknis dari kementerian.
Asep juga menegaskan bahwa kepala sekolah memiliki dua peran utama: pemimpin pembelajaran dan manajer satuan pendidikan.
“Perencanaan pendidikan harus matang. Kepala sekolah juga harus memahami aturan dana BOS, revitalisasi, dan lainnya. Kalau aturan dijalankan dengan baik, program akan berjalan lancar,” jelasnya.
Pelantikan ini juga diharapkan mengurangi praktik satu kepala sekolah memimpin dua lembaga sekaligus.
Bupati Dadang menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat kepemimpinan sekolah dan meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Bandung.
Jika Anda ingin tambahan meta SEO, judul alternatif, atau versi pendek untuk caption sosmed, tinggal sampaikan! (Apih)
