BeritaInformatikaRagam Daerah

Bupati Garut Beri Kelonggaran ASN Dampingi Anak Masuk Sekolah, Syakur Amin: Ketahanan Keluarga Dimulai dari Orang Tua

120
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin memberikan perhatian khusus terhadap momentum awal tahun ajaran baru dengan mengizinkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut untuk mendampingi putra-putri mereka yang baru memasuki masa sekolah.

Garut/secondnewsupdate.co.id – Bupati Garut Abdusy Syakur Amin memberikan perhatian khusus terhadap momentum awal tahun ajaran baru dengan mengizinkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut untuk mendampingi putra-putri mereka yang baru memasuki masa sekolah. 

Kebijakan tersebut dinilai sebagai langkah nyata memperkuat ketahanan keluarga sekaligus mendukung tumbuh kembang generasi penerus.

Pernyataan itu disampaikan Bupati saat memimpin Apel Gabungan di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Senin (13/7/2026).

Dalam arahannya, Syakur menegaskan bahwa ASN yang memiliki anak pada masa awal sekolah diberikan kelonggaran untuk mendampingi mereka. Meski demikian, ia mengingatkan agar pelayanan kepada masyarakat dan pelaksanaan tugas kedinasan tetap berjalan secara profesional dan bertanggung jawab.

Menurutnya, kehadiran orang tua pada masa-masa awal pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam membangun rasa aman, kepercayaan diri, serta karakter anak. 

Karena itu, pemerintah daerah mendukung keterlibatan keluarga sebagai fondasi utama keberhasilan pendidikan.

“Keberadaan orang tua itu harus selalu mendampingi anaknya untuk menjaga ketahanan keluarga,” tegas Syakur.

Syakur menilai pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, melainkan juga menjadi tanggung jawab bersama antara keluarga, pemerintah, dan masyarakat.

Kehadiran orang tua pada hari-hari pertama sekolah diyakini mampu memberikan dampak positif terhadap proses adaptasi anak di lingkungan belajar yang baru.

Selain menyoroti pentingnya peran keluarga, Syakur Amin juga menegaskan komitmen Pemkab Garut dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang mampu mengembangkan seluruh potensi peserta didik. 

Berbagai program dan kegiatan akan terus diperbanyak agar siswa memiliki ruang untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Pemerintah Kabupaten Garut, lanjutnya, akan mendorong penyelenggaraan beragam kompetisi, mulai dari lomba cerdas cermat, olahraga, seni budaya, hingga pelatihan life skill atau keterampilan hidup. Program tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kreatif, inovatif, dan memiliki karakter yang kuat.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, siswa diharapkan dapat mengasah minat dan bakat sesuai potensi masing-masing sehingga mampu bersaing serta berkontribusi bagi pembangunan daerah di masa mendatang.

Di akhir amanatnya, Syakur kembali mengingatkan bahwa anak merupakan amanah yang harus dijaga, dibimbing, dan diberikan kesempatan berkembang sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Ia mengajak seluruh orang tua untuk tidak memberikan tekanan maupun intervensi yang berlebihan kepada anak.

Menurutnya, dukungan, pendampingan, dan kepercayaan dari orang tua menjadi kunci agar anak tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, percaya diri, bertanggung jawab, serta siap menghadapi tantangan masa depan.

Kebijakan tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Garut harus dimulai dari keluarga yang harmonis dan pendidikan yang berkualitas sebagai fondasi menuju generasi emas Indonesia. (Asan/Agung)

Exit mobile version