BeritaRagam Daerah

Bupati Garut Dorong Mitigasi Bencana Lewat Pelestarian Lingkungan

84
Bupati Kabupaten Garut, Abdusy Syakur Amin, saat memimpin apel gabungan di Lapangan Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (26/1/2026).

Kabupaten Garut//secondnewsupdate.co.id –Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menekankan pentingnya upaya mitigasi bencana melalui menjaga kelestarian alam dan lingkungan sekitar. 

Hal tersebut disampaikannya saat memimpin apel gabungan di Lapangan Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (26/1/2026).

Menanggapi potensi bencana alam yang dipicu oleh kerusakan lingkungan, Bupati Garut memberikan instruksi tegas kepada seluruh pemangku wilayah, mulai dari camat hingga kepala desa, untuk memperkuat langkah mitigasi bencana serta menjaga keseimbangan alam sebagai bentuk ikhtiar melindungi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa keyakinan terhadap takdir (Qudrah dan Iradah Allah SWT) tidak boleh dijadikan alasan untuk bersikap pasif, melainkan harus dibarengi dengan ikhtiar maksimal melalui langkah-langkah pencegahan yang terencana dan terukur.

“Kita tidak boleh hanya diam menunggu apa yang terjadi. Semua itu harus ada ikhtiar. Salah satu yang diduga menjadi penyebab bencana kemarin adalah adanya alih fungsi lahan. Kalau kita tidak hati-hati, mungkin saja bencana serupa terjadi di tempat kita,” ujar Syakur.

Syakur juga menyoroti kondisi sejumlah wilayah yang dinilai memprihatinkan, khususnya kawasan hutan dengan tegakan pohon tinggi yang telah mengalami alih fungsi lahan.

Menurutnya, perubahan tersebut sangat berisiko karena tanaman pengganti tidak memiliki sistem perakaran yang kuat untuk mengikat tanah.

“Kondisi seperti ini berpotensi besar memicu longsor dan banjir,” katanya.

Ia pun meminta camat dan kepala desa untuk terus aktif mengedukasi dan menggerakkan masyarakat agar menjaga lingkungan, bahkan bila perlu mengambil langkah tegas demi mencegah kerusakan alam.

“Camat dan Kepala Desa saya minta untuk tidak bosan-bosannya menghimbau, mengajak, bahkan memerintahkan warga untuk menjaga lingkungan. Jangan merusak alam. Jangan menunggu ada bencana atau korban baru kita bergerak,” tegasnya.

Selain pendekatan persuasif, Bupati Garut juga mendorong agar anggaran dan upaya masyarakat lebih diarahkan pada pencegahan bencana dibandingkan penanganan pascabencana.

“Lebih baik dana itu dikumpulkan dan diupayakan untuk mitigasi pencegahan. Ini mohon jadi pengingat bagi kita semua. Jaga lingkungan kita,” tambahnya.

Sebagai langkah konkret dalam waktu dekat, Pemerintah Kabupaten Garut berencana meluncurkan gerakan penanaman pohon keras secara masif di berbagai wilayah rawan bencana.

“Dalam waktu dekat kita akan menghimbau penanaman pohon-pohon keras. Insyaallah bibitnya sudah bisa kita dapatkan, saya sudah berkomunikasi dengan lembaga terkait,” pungkasnya. (Asan)

Exit mobile version