Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BudayaKesehatanRagam DaerahSosial

Bupati Garut Hadiri Khitanan Massal HUT ke-91 RS Paru Rotinsulu, Dorong Transformasi Layanan Kesehatan Lebih Cepat dan Efektif

10
×

Bupati Garut Hadiri Khitanan Massal HUT ke-91 RS Paru Rotinsulu, Dorong Transformasi Layanan Kesehatan Lebih Cepat dan Efektif

Sebarkan artikel ini
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, menyampaikan penghargaan atas dedikasi RS Paru Rotinsulu yang telah mendekati satu abad dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Kabupaten Garut// secondnewsupdate.co.id – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri kegiatan khitanan massal dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-91 Rumah Sakit Paru Dr. H. A. Rotinsulu yang digelar di Klinik Utama Rotinsulu Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, 

Kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan hari jadi rumah sakit paru yang telah berkontribusi panjang dalam pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam penanganan penyakit paru.

Example 300x600

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Garut menyampaikan penghargaan atas dedikasi RS Paru Rotinsulu yang telah mendekati satu abad dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Ia berharap momentum HUT ke-91 ini dapat menjadi titik awal peningkatan kualitas layanan kesehatan yang lebih modern, responsif, dan efektif.

“Saya doakan ke depan ada transformasi pelayanan yang lebih baik, lebih cepat, lebih sigap, dan lebih efektif dalam memberikan pengobatan kepada masyarakat Garut,” ujar Syakur.

Menurutnya, peningkatan kualitas layanan kesehatan menjadi kebutuhan penting seiring meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan medis yang profesional dan cepat.

Bupati Garut juga menyoroti tingginya prevalensi penyakit paru di wilayah Kabupaten Garut. 

Ia meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Garut untuk memperkuat edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait bahaya penyakit paru yang sering kali tidak disadari sejak awal.

Langkah preventif melalui edukasi dinilai sangat penting agar masyarakat dapat melakukan deteksi dini serta menerapkan pola hidup sehat untuk mencegah penyakit paru.

“Saya minta Dinas Kesehatan untuk lebih aktif menginformasikan kepada masyarakat tentang penyakit paru yang berbahaya dan sering tidak disadari,” tegasnya.

Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian RS Paru Rotinsulu, dr. Andi Basuki Prima Birawa, menjelaskan bahwa kegiatan khitanan massal bukan hanya bentuk pelayanan kesehatan, tetapi juga bagian dari pendekatan humanis dalam dunia medis.

Ia menekankan pentingnya sentuhan emosional dan kedekatan antara tenaga kesehatan dan pasien, terutama di era modern yang semakin didominasi teknologi.

“Kami percaya bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya soal teknologi, tetapi juga sentuhan kemanusiaan yang dapat memberikan energi positif bagi pasien dan keluarganya,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia HUT ke-91 RS Paru Rotinsulu, dr. Dwi Feris Martua Sidabutar, menyampaikan bahwa sebanyak 30 anak mengikuti program khitanan massal tersebut.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen rumah sakit untuk terus berperan aktif dalam mendukung program kesehatan masyarakat dan kegiatan sosial di Kabupaten Garut.

Selain prosesi khitanan, acara juga diisi dengan kegiatan ramah tamah atau ngariung bersama antara tenaga medis, peserta, dan keluarga.

“Kami berkomitmen untuk terus berkontribusi dan mendukung program kesehatan serta kegiatan Pemerintah Kabupaten Garut,” jelas dr. Dwi.

Perkuat Peran RS Paru Rotinsulu dalam Pelayanan Kesehatan Garut

Melalui kegiatan sosial ini, RS Paru Rotinsulu menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya memberikan pelayanan medis, tetapi juga berkontribusi dalam kegiatan kemasyarakatan.

Momentum HUT ke-91 diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat transformasi layanan kesehatan yang lebih berkualitas, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan, khususnya kesehatan paru-paru. (Asan)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600