BeritaInformatikaPolitikRagam Daerah

Bupati Garut Lantik 2 Kades PAW, Tekankan Jabatan Berat tapi Mulia

121
Bupati Kabupaten Garut Abdusy Syakur Amin saat menyematkan embrin kepada dua kepala desa yang dilantik yakni Ade Hermawan sebagai Kepala Desa Cinunuk, Kecamatan Wanaraja, serta Engkus Kusdinar sebagai Kepala Desa Mekarsari, Kecamatan Cilawu.

Garut/secondnewsupdate.co.id – Abdusy Syakur Amin resmi melantik dua Kepala Desa hasil Pemilihan Antar Waktu (PAW) di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Senin (27/4/2026).

Dua kepala desa yang dilantik yakni Ade Hermawan sebagai Kepala Desa Cinunuk, Kecamatan Wanaraja, serta Engkus Kusdinar sebagai Kepala Desa Mekarsari, Kecamatan Cilawu.

Pelantikan ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan kepala desa sebelumnya yang tidak dapat menuntaskan masa jabatan karena meninggal dunia dan mengundurkan diri.

Dalam sambutannya, Syakur menegaskan bahwa menjadi kepala desa di era sekarang bukan perkara mudah. Ia menyebut, tantangan yang dihadapi jauh lebih kompleks dibandingkan masa lalu.

“Jadi kepala desa itu tidak gampang, berat. Ini amanah. Tapi di sisi lain ini juga kesempatan untuk mengabdi kepada masyarakat,” ujar Syakur.

Ia menjelaskan, meskipun minat masyarakat untuk menjadi kepala desa cukup tinggi, namun realitas di lapangan menuntut pemimpin desa untuk lebih inovatif. Terlebih dengan keterbatasan fasilitas yang ada saat ini.

Menurutnya, pembangunan daerah sejatinya bermula dari desa. Oleh karena itu, peran kepala desa sangat strategis dalam mengelola potensi wilayah serta menggerakkan partisipasi masyarakat.

Tak hanya itu, Syakur juga menyampaikan pesan personal kepada para kepala desa yang baru dilantik. Ia menekankan pentingnya dukungan keluarga dalam menjalankan tugas pemerintahan desa yang penuh tantangan.

Di akhir arahannya, Syakur menginstruksikan agar para kepala desa segera melakukan konsolidasi dengan seluruh elemen masyarakat. Ia meminta agar perbedaan pilihan saat proses pemilihan segera diakhiri demi menciptakan kebersamaan.

“Kalau dulu ada perbedaan pilihan, sekarang hilangkan itu. Lakukan konsolidasi dengan baik untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya. (Asan/Agung)

Exit mobile version