BeritaGaya hidupInformatikaRagam Daerah

Bupati Garut Serukan Kolaborasi di Momen 50 Tahun Yayasan Bani Syech Nuryayi

122
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin (tengah) saat menghadiri acara haul dan halalbihalal di Gedung Yayasan Bani Syech Nuryayi, Kecamatan Karangpawitan, Sabtu (4/4/2026).

Garut//secondnewsupdate.co.id – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun daerah saat menghadiri acara haul dan halalbihalal di Gedung Yayasan Bani Syech Nuryayi, Kecamatan Karangpawitan, Sabtu (4/4/2026).

Kegiatan yang dirangkaikan dengan peringatan “50 Tahun Emas Yayasan Bani Syech Nuryayi” ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen untuk melanjutkan perjuangan para pendiri yayasan.

Dalam sambutannya, Syakur menegaskan bahwa pembangunan Kabupaten Garut tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah. 

Dalam sambutannya, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa pembangunan Kabupaten Garut tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah.

Ia menilai, sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan, terutama di sektor pendidikan, ekonomi, dan kesehatan.

“Melanjutkan cita-cita para sepuh bukan tugas satu pihak saja. Ini adalah tanggung jawab bersama untuk membawa Garut menjadi daerah yang lebih maju dan berkelanjutan,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi kontribusi Yayasan Bani Syech Nuryayi yang dinilai konsisten mencetak generasi religius serta menjaga nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. 

Menurutnya, keberadaan lembaga seperti ini sangat strategis dalam memperkuat karakter sosial dan spiritual masyarakat.

Lebih lanjut, Syakur menyambut positif rencana pengembangan yayasan ke depan, termasuk pembangunan panti asuhan khusus lansia serta pendirian lembaga pendidikan tinggi.

Program tersebut dinilai sebagai langkah nyata dalam menjawab kebutuhan sosial masyarakat.

Sementara itu, Ketua Yayasan Bani Syech Nuryayi, Aceng Abdul Mujib, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Bupati di tengah kesibukannya. Ia juga berharap kepemimpinan daerah saat ini mampu membawa Garut ke arah yang lebih baik.

Aceng turut menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama masa kepengurusannya, sekaligus berpesan kepada generasi penerus agar tetap menjaga konsistensi dalam menjalankan amanah organisasi sesuai dengan nilai-nilai yang telah diwariskan para pendiri.

Di sisi lain, Ketua Panitia, Asep Iwa Soemantri, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan kepada 15 kiai pendiri yayasan yang telah berjasa sejak awal berdirinya pada 1969.

Ia menegaskan, keberadaan yayasan tidak hanya sebatas simbol, tetapi juga telah melahirkan berbagai aset nyata yang bermanfaat bagi masyarakat, mulai dari sarana ibadah hingga fasilitas sosial lainnya.

Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk unsur Forkopimda Kabupaten Garut, para ulama, serta jajaran pemerintah setempat.

Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa warisan perjuangan para pendahulu harus terus dijaga dan dikembangkan melalui kerja sama lintas elemen demi masa depan Garut yang lebih baik. (Asan)

Exit mobile version