Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaInformatikaRagam Daerah

Bupati Garut Tinjau Lokasi Kebakaran Kios di Jalan Pramuka, Soroti Minimnya Sosialisasi Nomor Darurat

109
×

Bupati Garut Tinjau Lokasi Kebakaran Kios di Jalan Pramuka, Soroti Minimnya Sosialisasi Nomor Darurat

Sebarkan artikel ini
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin meninjau langsung lokasi kebakaran yang menghanguskan sejumlah kios di Jalan Pramuka, Kecamatan Garut Kota, Rabu pagi (14/1/2026).

Kabupaten Garut//secondnewsupdate.co.id–Bupati Garut Abdusy Syakur Amin meninjau langsung lokasi kebakaran yang menghanguskan sejumlah kios di Jalan Pramuka, Kecamatan Garut Kota, Rabu pagi (14/1/2026). 

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan pascakebakaran sekaligus mengevaluasi sistem respons darurat di wilayah perkotaan.

Example 300x600

Dalam peninjauan itu, Bupati Garut menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap fasilitas usaha yang memiliki potensi tinggi memicu kebakaran, terutama yang menggunakan peralatan berbasis gas dan api. 

Selain itu, ia juga menyoroti masih minimnya akses serta pemahaman masyarakat terhadap informasi nomor darurat.

Syakur mengapresiasi langkah cepat dan responsif petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Garut dalam mengendalikan api. 

Namun demikian, ia mencatat adanya keterlambatan laporan awal akibat kebingungan warga saat hendak menghubungi pihak berwenang.

“Tadi kita lihat, masih kurang sosialisasi terkait nomor emergency. Warga bingung harus menghubungi siapa, padahal sebenarnya sudah tahu. Ini yang harus diperbanyak, dipasang di titik-titik strategis agar kalau ada kejadian bisa langsung menghubungi damkar,” ujarnya.

Menurutnya, meskipun penyebarluasan nomor darurat memiliki risiko disalahgunakan, upaya sosialisasi secara masif tetap harus dilakukan demi keselamatan masyarakat.

“Fasilitas-fasilitas yang berisiko terhadap kebakaran harus terus kita ingatkan dan awasi,” tegas Syakur.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, menjelaskan bahwa lokasi kebakaran berada di kawasan strategis pusat kota, tepatnya di persimpangan Jalan Pramuka dan Jalan Bank. 

Kawasan tersebut dikenal sebagai sentra kios oleh-oleh dengan aktivitas penggorengan yang cukup tinggi sehingga berpotensi mempercepat penyebaran api.

“Pada saat kejadian, kami menurunkan tiga unit pancar dan dua unit water supply. Total ada lima unit dengan 24 personel yang bertugas, ditambah cadangan sehingga sekitar 35 personel diterjunkan ke lokasi,” jelasnya.

Berdasarkan laporan sementara, sumber api diduga berasal dari kebocoran selang gas pada salah satu alat penggorengan. Meski demikian, pihak Disdamkar masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

“Yang terdampak ada tiga kios. Alhamdulillah beberapa kios di sekitarnya berhasil diselamatkan. Untuk pemadaman ini kami menghabiskan sekitar 36.000 liter air,” ungkap Eko.

Hingga berita ini diturunkan, Disdamkar memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. 

Tiga kios oleh-oleh dilaporkan hangus terbakar, sementara sejumlah kios lain berhasil dilokalisir dan diamankan. Adapun nilai kerugian materil masih dalam proses pendataan.

Eko menambahkan, petugas telah menyelesaikan proses pendinginan guna memastikan tidak ada bara api tersisa dan kondisi lokasi benar-benar aman. (Asan)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600